Monday, June 1, 2015

Daftar Pekerjaan Terburuk Di Dunia

"Daftar Pekerjaan Terburuk Di Dunia"Teman anehtapinyata.net pasti mendambakan memiliki pekerjaan yang menyenangkan. Jam kerja yang fleksibel, lingkungan yang bersahabat, tidak dikejar deadline, santai, dan tentu saja bergaji besar. Namun yang namanya nasib, terkadang membuat seseorang harus melakukan hal yang tidak mereka sukai demi sebuah kebutuhan. Sehingga hal itu membuat ada orang-orang mendapat pekerjaan tidak menyenangkan dan terkadang menyebalkan. Berikut beberapa pekerjaan yang tidak menyenangkan yang berhasil kami rangkum.


Pembersih Toilet Portable


Pekerjaan ini bisa dianggap sebagai gabungan antara pemungut sampah dan gastroenterologist, dan bisa dianggap lebih menjijikkan jika kedua profesi tersebut digabungkan. Meskipun kebanyakan orang pada umumnya mencoba menghindari penggunaan toilet portable, toilet portable merupakan penyelamat bagi sebagian orang. Meskipun menjijikkan, toilet portable akan menjadi lebih menjijikkan jika tidak ada orang yang membersihkannya. Menggunakan sebuah tanki dan tongkat penyedot, pembersih harus menyedot seluruh kotoran yang ada pada toilet. Setelah memungut tisu toilet yang berceceran, mereka harus membersihkan seluruh permukaan toilet, termasuk bagian dinding. Pada tahap inilah selang bertekanan tinggi akan sangat membantu. Biasanya, hanya membutuhkan waktu beberapa menit untuk membersihkan satu toilet, dan kebanyakan pembersih membersihkan 10 hingga 60 toilet per hari. Namun dalam prakteknya tidak selalu semudah itu: toilet portable yang terjatuh memerlukan tindakan ekstra. Meskipun demikian, beberapa pembersih hanya bisa tersenyum pahit dan menahan diri – dan membawa pulang $50.000 per tahun.

Masturbator Binatang


Para ilmuwan yang ingin meneliti sperma binatang  untuk meneliti kesuburan atau untuk inseminasi buatan, memiliki beberapa pilihan yang menarik: mereka bisa meletakkan semacam alat listrik ke dalam dubur binatang, memasukkan vagina buatan pada penis binatang tersebut, atau melakukannya dengan cara tradisional, stimulasi manual. Pilihan pertama, ejakulasi elektronik, menggunakan aliran listrik pada bagian alat kelamin binatang. “Seluruh rangsangan yang umumnya berasal dari sentuhan, penglihatan, suara dan bau dapat digantikan oleh alat tersebut,” menurut Trish Berger, professor animal science di Universitas California, Davis. “Prosedur ini menarik; dan pendapat ini berasal dari sudut pandang seorang wanita. “Ejakulasi elektronik umumnya memerlukan pembiusan pada binatang dan biasanya digunakan di kebun binatang. 

Dua metode lain adalah vagina buatan, atau AV, dan cara tradisional yang membutuhkan pelatihan terlebih dahulu. AV adalah sebuah tabung latex yang dilapisi oleh pelumas hangat – digunakan untuk memperoleh sperma dari sapi pejantan. (yang dianggap sebagai jenis sapi yang liar dan berbahaya). Sapi disiapkan dengan cara meregangkan kaki belakangnya dengan sebuah alat, lalu seorang teknisi pemberani, dengan memegang AV di tangannya, memasukkan AV pada bagian penis sapi dimana ia harus menggenggam alat kelamin buatan tersebut hingga sapi tersebut mengalami orgasme. Tiga orang teknisi lainnya berusaha menjaga keamanan teknisi yang memegang AV dengan menahan tali yang diikatkan pada cincin hidung sapi tersebut. Memang, cara ini tidak selalu efektif. Setiap orang yang memegang AV setidaknya pernah mengalami cedera minimal satu kali, dan beberapa orang bahkan sampai dikirim ke rumah sakit. Metode “digital pressure” yang cenderung lebih aman umumnya digunakan pada babi, yang dilatih sejak dini untuk berdiri dengan dua kaki pada bangku kecil sementara peneliti yang mengenakan sarung tangan memberikan stimulasi pada alat kelaminnya.

Petugas Kebersihan di Bioskop Film Porno


Teman anehtapinyata.net petugas kebersihan merupakan pekerjaan yang cukup buruk. Namun, petugas kebersihan di bioskop film porno merupakan salah satu pekerjaan menjijikan di dunia. Tanggung jawab utama dari petugas kebersihan di bioskop film porno adalah mengeluarkan kain pel dan lapnya kemudian membersihkan ruangan teater setelah pertunjukan berakhir. Tidak seperti ruangan teater pada umumnya, bisa disimpulkan bahwa cairan lengket yang menempel di bagian bawah kursi bukanlah bekas Coca Cola.

Penjaga di Buckingham Palace


Tugas jaga di Buckingham Palace dikategorikan sebagai salah satu pekerjaan tidak menyenangkan dalam Angkatan Darat Inggris Raya. Selain fakta bahwa para penjaga ini harus berdiri selama berjam­-jam, tanpa boleh tertawa, mereka pun harus selalu menjaga penampilan. Para tentara yang bertugas menghabiskan waktu beberapa jam setiap harinya untuk membersihkan dan menyetrika seragam serta menyemir sepatu mereka untuk menghadapi proses pemeriksaan yang harus mereka hadapi sebelum mereka mengambil posisi di salah satu istana kerajaan. Tentara yang tidak lolos inspeksi akan menghadapi serangkaian hukuman, seperti tugas jaga ekstra.

Pembersih Saluran Air


Ramesh Sahu bekerja di departemen sanitasi di Calcutta, dengan membersihkan saluran air kota. Secara rutin, Rakesh duduk meringkuk di bagian dasar gorong­gorong, membersihkan kotoran manusia dan endapan lain. Dilengkapi dengan cangkul dan batang besi, dan hanya mengenakan sepasang celana ungu longgar, Rakesh mengosongkan kotoran hitam kental dari saluran air yang tersumbat ke dalam ember yang kemudian oleh rekan kerjanya dikerek ke atas dan dibuang ke tengah jalan. Setumpuk kotoran membusuk tertumpuk di antara lubang dan gerobak sayuran yang sudah reyot. Dua orang rekan kerjanya menarik Rakesh yang dilumuri oleh kotoran naik ke atas. Berusia 27 tahun, dengan seorang istri, 3 orang putri dan gaji sekitar $100 per bulan, Rakesh telah bekerja di Delhi Jal (Perusahaan Air) selama 10 tahun terakhir.

Peneliti Nyamuk di Brazil


Ilmuwan yang melawan malaria harus meneliti kebiasaan menggigit nyamuk yang menyebarkan malaria. Di Brazil, nyamuk yang dimaksud adalah Anopheles Darlingi, yang tidak mudah tertipu oleh jebakan anti nyamuk yang digunakan oleh para peneliti di Afrika: nyamuk kecil yang cerdas ini akan datang pada para peneliti hanya jika mereka menjadikan diri mereka sebagai umpan. Di sore hari, ketika nyamuk tersebut banyak melakukan aktivitas, makan malam nyamuk – istilah yang digunakan para peneliti dimana para peneliti berdiam di dalam sebuah tenda yang terbuat dari jaring dengan bagian bawah yang terbuka. Nyamuk masuk melalui bagian bawah dan terperangkap di dalam, dimana para peneliti duduk diam, mengorbankan kulitnya untuk ilmu pengetahuan. Peneliti hanya perlu fokus pada kakinya: setiap kali seekor nyamuk menggigit bagian paha, peneliti menyedot nyamuk tersebut ke dalam sebuah tabung dan menaruhnya pada sebuah container. 

Peneliti veteran Helge Zieler biasa menempatkan dirinya sebagai menu dua kali seminggu. Jika berjalan lancar, ia bisa menangkap 500 ekor nyamuk Anopheles dalam waktu 3 jam. Sementara itu, si peneliti menerima kurang lebih 3.000 gigitan, atau sekitar 17 gigitan per menit selama periode 180 menit. “Hal tersebut tidaklah buruk,” menurutnya, dengan menjelaskan bahwa respon yang ia rasakan hanyalah rasa gatal yang akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa menit. Kecuali jika pada akhirnya ia menderita malaria. Meskipun telah mengkonsumsi prophylactic chloroquine, Zieler pernah mengalami pengobatan selama dua tahun hingga akhirnya pulih.

Penilai Bau Kentut


Penilai bau merupakan pekerjaan yang umum dalam lab penelitian perusahaan penyegar mulut, dimana subjek yang telah menggunakan penyegar mulut menghembuskan nafas mereka di hadapan wajah penilai untuk menguji kemanjuran produk. Namun ahli gastroenterologist asal Minneapolis, Michael Levitt mengubah pekerjaan tersebut menjadi sesuatu yang sangat berbeda. Levitt membayar dua orang pemberani untuk menilai bau kentut manusia. (Levitt menolak mengungkapkan besar nominal yang diterima oleh kedua orang tersebut, namun nampaknya bisa disimpulkan bahwa bayaran tersebut tidaklah cukup.) 16 orang dalam kondisi sehat mengajukan diri untuk makan kacang pinto dan memasukkan tabung plastik kecil ke dalam lubang anus mereka (peringkat kedua untuk pekerjaan terburuk, tentunya). Setelah mereka kentut, Levitt menyedot gas hasil kentut ke dalam container khusus untuk mempertahankan kadar bau. Para penilai bau kemudian duduk dengan masing-­masing memegang 100 sampel, membuka tutup tabung satu persatu dan menghirupnya. Kemudian mereka harus memberikan nilai seberapa bau aroma yang baru saja mereka hirup. Sampel­sampel tersebut lalu di analisa secara kimia, dan Levitt akhirnya berhasil menentukan komponen yang menimbulkan bau busuk pada kentut manusia: hidrogen sulfide.

Quality Controller Makanan Kucing

Pria asal Inggris bernama Jon Hanson mendeskripsikan pekerjaannya sebagai salah satu yang terburuk sepanjang hidupnya: quality control makanan kucing. Tugasnya melibatkan beberapa tes seperti yang ia jelaskan. Tes pertama: menenggelamkan wajah ke dalam sebuah bak besar makanan kucing dan menciumnya untuk memastikan makanan kucing berada dalam keadaan segar. Tes kedua: masukkan tangan ke dalam hingga menemukan bagian yang bertulang. Tes ketiga: sendok makanan kucing tersebut dalam jumlah besar, olesi hingga merata pada permukaan dan gunakan jari tangan untuk menguji berapa banyak tulang rawan yang tersisa.

Pembersih Bangkai di Jalan Raya


Cukup jelas; pembersih bangkai di jalan raya (roadkill collector) tidak hanya bertugas untuk membersihkan bangkai binatang di jalanan negara bagian, mereka juga melakukan pekerjaan mereka saat lalu lintas dalam keadaan ramai.

Pengejar Monyet di Kebun Binatang


Marin dari Canada direkrut untuk bekerja di sebuah kebun binatang safari. Ia harus mengendarai mobil yang memiliki kurungan dari satu suaka ke suaka lain. Monyet selalu memanjat ke bagian atas mobil dan menikmati tumpangan gratis untuk beberapa saat. Di pintu keluar suaka monyet, seorang petugas kebun binatang dilengkapi dengan sebuah tongkat. Kewajibannya adalah untuk mencegah monyet meninggalkan suaka menggunakan mobil. Bayangkan saat ia harus mengejar monyet­-monyet di tengah terik matahari selama 8 jam.