Tuesday, July 28, 2015

Eksperimen Sains Yang Mengejutkan Dunia


"Eksperimen Sains Yang Mengejutkan Dunia" - Teman anehtapinyata.net sains merupakan pengetahuan yang didapat dari pembenaran dan pembuktian. Para ilmuan untuk menemukan sesuatu pasti akan melakukan percobaan ataupun eksperimen, terkadang beberapa eksperimen yang dilakukan terdengar aneh. Tapi begitulah ilmuan untuk menemukan sesuatu yang baru harus berpikiran baru juga. Berikut kami rangkum ilmuan dengan eksperimen aneh yang mengejutkan dunia. Semoga bermanfaat.


Manusia Cyborg (Professor Kevin Warwick)


Professor Kevin Warwick yang lahir pada 9 Februari 1954 merupakan seorang insinyur Inggris dan Deputi Wakil Rektor (Riset) di Universitas Coventry di Inggris. Dia terkenal karena studinya tentang hubungan langsung sistem komputer dan sistem saraf manusia dan penelitiannya di bidang robotika. Salah satu eksperimennya yang paling mengejutkan dunia adalah tentang manusia setengah robot atau manusia cyborg, Warwick pernah menanamkan chip dan deretan elektroda ke dalam tubuhnya sendiri. Dan ternyata hasilnya sangat mengejutkan, dia terlihat seperti cyborg dalam film terminator, mampu mengontrol berbagai perangkat elektronik, bahkan bisa sampai mengakses sebuah server internet. Eksperimennya ini menjadikannya manusia cyborg pertama di dunia.

Menyetrum Mayat (Giovanni Aldini)


Giovanni Aldini merupakan salah satu keponakan dari Luigi Galvani. Luigi Galvani merupakan seorang ilmuan yang menemukan konsep galvanisme, dia menemukannya pada saat melakukan percobaan listrik pada kaki katak. Giovanni Aldini lalu belajar kepada pamannya tentang konsep tersebut, dan melakukan percobaan lebih lanjut. Aldini melakukan percobaan pada salah satu mayat manusia. Dia memakai tahanan yang sudah dihukum mati sebagai obyek percobaan. Dia menerapkan batang konduktor penghantar listrik pada rektum, hingga tahanan tersebut mulai meninju udara, dan kakinya mulai menendang dan tersentak. Batang yang diterapakan pada wajah membuat mayat itu mengepalkan tangan dan gemetar. Mata kirinya terbuka. Orang-orang yang menonton takut kalau mayat itu hidup kembali, tapi jikapun hidup maka mayat tersebut harus kembali dieksekusi. 

Pencangkokan Kepala Anjing (Vladimir Demikhov)


Aneh tapi nyata mungkin itu yang bisa dikatakan mengenai penelitian yang memindahkan kepala ketubuh lain ini. Mengerikan? Menyeramkan? Mungkin itu yang sekilas terlintas di pikiran kita. Tapi ternyata penelitian ini memang pernah dilakukan, seorang ilmuan Rusia bernama Vladimir Demikhov melakukan penelitian pencangkokan kepala seekor anak anjing ke punggung anjing dewasa lainnya. Setelah melakukan beberapa proses pencangkokan yang sangat rumit hingga menghabiskan waktu berjam-jam, operasi ini pun selesai. Yang membuat orang tercengang, anjing ini masih tetap hidup, kedua kepalanya berfungsi sama baiknya, makan minum seperti anjing lainnya. Setelah bertahan hidup cukup lama, akhirnya kedua anjing ini pun mati karena gangguan saraf.

Penelitian Tentang Roh (Dr. Duncan)


Kematian, roh manusia, bukan lagi sesuatu yang menyeramkan bagi Dr. Duncan. Pria ini kerap mengadakan penelitian tentang roh, dan hal tersebutlah yang membuatnya terkenal. Meskipun keberadaan roh sangat kontroversial pada jaman seperti sekarang ini, tapi Duncan membuat kesimpulan kalau unsur tidak kasat mata tersebut memang benar ada. Dia membuat kesimpulannya tersebut berdasarkan pembuktian dalam penelitiannya, pria ini meneliti 6 orang yang divonis akan meninggal. Tubuh orang tersebut ditimbang sebelum dan sesudah kematiannya. Dan hasilnya memang agak mengejutkan, berat orang tersebut turun 21 gram. Dari penelitiannya itu dia menyimpulkan roh memang ada dan mempunyai berat.

Transplantasi Kepala Monyet (Robert White)


Selain eksperimen pemindahan kepala anjing yang dilakukan ilmuan rusia, ternyata ada juga eksperimen lainnya yang sejenis dilakukan oleh ilmuan yang bernama Robert White. Percobaan yang sangat mengerikan ini dilakukan terhadap dua ekor monyet. Dalam percobaan transplantasinya, ilmuan ini menukar kepala dua ekor monyet. Setelah menghabiskan waktu yang lama di meja operasi, eksperimen ini pun selesai. Dan hasilnya juga bisa dibilang cukup berhasil karena si monyet yang ditukar kepalanya ini bisa merasakan hampir seluruh inderanya. Namun dua hari kemudian kedua obyek ini meninggal dunia.