Sunday, July 19, 2015

Film Yang Menginspirasi Terjadinya Kejahatan Dalam Dunia Nyata

"Film Yang Menginspirasi Terjadinya Kejahatan Dalam Dunia Nyata" - Teman anehtapinyata.net biasanya film dibuat berdasarkan kisah yang terjadi di dunia nyata, tetapi bagaimana jika film tersebut menginspirasikan seseorang berbuat seperti tokoh dalam film? Jika itu baik, tentunya tidak masalah karena tidak ada yang dirugikan, tetapi jika sebaliknya? Berikut kami rangkum beberapa kejahatan yang terinspirasi oleh film.


Pesta Remaja Dalam Film "Project X"


Project X merupakan film karya Nima Nourizadeh yang rilis pada tahun 2012. Film yang bergenre komedi ini menceritakan tentang sekelompok remaja yang mengadakan pesta di rumah saat orang tuanya pergi. Seks dan alkohol dalam pesta menjadi suguhan utama film ini, tak hayal pestapun menjadi liar sehingga akhirmya membiat seluruh perumahan terbakar,


Kekacauan dalam film tersebut ditiru oleh remaja-remaja belia dalam dunia nyata. Bukan sekedar pesta kecil-kecilan, tetapi berupa pesta besar yang melibatkan ribuan orang. Berbagai insiden telah dilaporkan di tempat-tempat yang beragam seperti Texas, Utah, dan Florida. Alkohol, senjata api, dan narkoba digunakan oleh remaja-remaja tersebut dalam berpesta, tak hayal properti dan fasilitas umum rusak dibuatnya. Salah satu insiden di Texas berakhir dengan polisi menyelamatkan seorang gadis telanjang mabuk yang diangkut oleh mobil yang penuh remaja laki-laki. Kejadian-kejadian ini telah menjadi begitu buruk sehingga Warner Brothers terpaksa mengeluarkan pernyataan “Ini cuma film, nak. Santai saja lah!”

Menghisap Darah Manusia Seperti Dalam Film "Interview With a Vampire"


Interview With a Vampire merupakan film karya Anne Rice yang rilis pada tahun 1994. Film ini menceritakan tentang perjalanan hidup seorang manusia yang menjadi vampir. Daniel Sterling dan Lisa Stellwagen yang merupakan pasangan kekasih menonton film ini pada tanggal 17 November 1994. Selesai menonton film tersebut mereka tertidur, pada jam 3 pagi Lisa terbangun dan melihat Daniel menatap dirinya. Daniel kemudian mengatakan, “Malam ini kau akan mati. Aku akan membunuhmu dan minum darahmu.” Pada saat itu, Lisa hanya tertawa dan kembali tidur, karena merasa Daniel sedang bercanda meniru apa yang ada di film. Daniel kemudian menikam Lisa sebanyak tujuh kali dan menghisap darah dari luka-lukanya. Setelah diamankan polisi dia mengaku terinspirasi dari film tersebut.

Tarung Bebas Hingga Aksi Terorisme Dalam Film "Fight Club"


Film ini dirilis di Amerika Serikat pada tahun 1999 yang diangkat dari novel karya David Fincher. Fight Club menceritakan tentang orang-orang yang bosan dengan dunia mereka sehingga membentuk kelompok rahasia yang kegiatannya tarung bebas dan membuat aksi terorisme. Kelompok rahasia ini berkembang di banyak kota sehingga menjadi ancaman tersendiri bagi negara. Saking terinspirasinya dengan film ini, sekelompok orang mulai meniru hal yang sama.  Sama dengan alur cerita di film, kelompok ini dimulai dengan jumlah yang sangat kecil hingga lama kelamaan menjadi besar. Bukan hanya tarung bebas, mereka juga belajar membuat bom dan membuat aksi teror. Kejahatan paling serius yang dilakukan kelompok ini adalah di New York City saat akhir pekan Memorial Day pada tahun 2009. Bom rakitan dipasang di berbagai lokasi seluruh kota, termasuk Starbucks di Upper East Side, yang sangat jelas meniru adegan kehancuran di film Fight Club. Pelaku pemboman ini bernama Kyle Shaw, anggota dari “Fight Club” lokal. Ia kemudian berhasil ditangkap setelah menceritakan tentang hal itu kepada teman-temannya.

Metode Pembunuhan Seperti Dalam Film "Scream"


Film ini merupakan film horor yang dirilis pada tahun 1996. Film ini sangat populer di Amerika Serikat. Metode pembunuhan yang ada di dalam film ini banyak ditiru dalam dunia nyata. Kejahatan pertama terjadi tahun 1998 ketika dua bersaudara menusuk ibu mereka dengan pisau sebanyak 45 kali untuk mencuri uang. Tahun berikutnya, dua pemuda menusuk seorang pemuda berumur belasan tahun namun tak sampai membunuhnya. Terakhir kalinya, Allyson Cambie menjadi korban penusukan pacarnya yang bertopeng mirip pembunuh dalam film Scream.

Perampokan Bank Dalam Film "The Town"


The Town adalah film drama kriminal Amerika Serikat tahun 2010 yang dibintangi oleh Ben Afflect. Film ini menceritakan tentang perampokan bank. Dimana terjadi penyanderaan di dalamnya, di sini tokoh utama berada dalam dilema antara memilih teman sekelompoknya atau sandera yang merupakan manajer bank sekaligus orang yang dicintainya. Film ini memiliki alur yang bagus. Tetapi ada beberapa orang yang berpikiran untuk meniru perampokan seperti dalam film tersebut di dalam dunia nyata. Sekelompok laki-laki di New York City yang melakukan 62 perampokan mengejutkan yang menghasilkan $ 217.000 dalam bentuk tunai. Sekelompak orang ini menggunakan teknik yang sama yang digambarkan dalam film The Town. Seperti memotong sumber listrik ke target sehingga karyawan tidak bisa menghubungi bantuan, memakai lampu penambang untuk melihat dalam gelap, berpakaian seperti biarawati, dan menggunakan sejenis bahan pemutih untuk menghancurkan bukti DNA. Saat perampok ini berhasil dibekuk polisi diketahui ternyata mereka terinspirasi dari film The Town tersebut.

Aksi Kriminal Joker Dalam Film "The Dark Knight"


Film The Dark Knight merupakan film superhero Batman yang rilis pada tahun 2008. Film ini menceritakan tentang Batman dan musuh bebuyutannya Joker. Terinspirasi oleh tokoh Joker dalam film tersebut James Eagan Holmes melakukan aksi penembakan masal pada tanggal 20 Juli 2012,  di dalam bioskop Century di Aurora, Colorado, selama pemutaran film The Dark Knight Rises. Seorang pria bersenjata, mengenakan pakaian taktis dan berdandan seperti Joker di film The Dark Knight, melemparkan granat gas air mata dan tembakan ke penonton dengan beberapa senjata api, menewaskan 12 orang dan melukai 70 lainnya. Saat pertama kali ia masuk bioskop, penonton mengira ini adalah aksi teaterikal untuk film Batman yang sedang mereka tonton. Saat ditangkap di dalam mobil yang diparkir di luar bioskop beberapa menit kemudian. Ia mengaku bahwa ia terinspirasi dengan perbuatan Joker di film The Dark Knight. Ia kemudian dituntut hukuman mati, tetapi pengadilan menolaknya karena James dianggap sakit jiwa.


Baik-baiklah dalam menonton film. Film sebagai media hiburan jangan sampai membuat kita melakukan hal yang tidak tidak. Semoga bermanfaat.