Saturday, November 21, 2015

Gua Dengan Keindahan Fantastis Di Dunia

"Gua Dengan Keindahan Fantastis Di Seluruh Dunia" - Teman anehtapinyata.net alam memang memberi nuansa tersendiri terhadap keindahan. Bagi para pecinta keindahan alam tentu senang melakukan explore ke berbagai tempat yang menyajikan panorama untuk menyejukan hati. Salah satu dari keindahan alam itu adalah pembentukan gua, mungkin kebanyakan orang berpikiran bahwa gua itu identik dengan seram dan gelap. Tapi tahukah teman ada banyak gua di dunia yang memiliki keindahan yang sangat fantastis. Dengan keindahan tersebut, tentunya menjadikannya salah satu objek wisata populer. Untuk menambah wawasan teman semua, berikut kami rangkum beberapa gua yang memiliki keindahan yang wahh... tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Semoga bermanfaat.


Gua Seruling Merah (Cina)


Teman anehtapinyata.net gua seruling merah atau lebih dikenal dengan nama The Reed Flute Cave terletak di barat laut Kota Guilin, Cina. Gua yang dijuluki sebagai “Istana Seni Alam” oleh penduduk setempat ini merupakan gua alam yang indah dan tebentuk dari batu kapur karst sejak jutaan tahun lalu. Dengan daya pikat keindahannya, tak hayal gua ini telah banyak mendatangkan para wisatawan dan menjadikannya sebagai salah satu objek wisata populer di kota Guilin, Cina. Gua yang memiliki panjang mencapai 240 m ini berisi banyak stalaktit, stalagnit, dan juga pilar-pilar yang berasal dari batu alam. Uniknya lagi di dalam gua terdapat peninggalan sejarah juga, yaitu lebih dari 70 prasasti yang ditulis dengan tinta dan dibuat saat Dinasti Tang berkuasa tahun 618-907 masehi. Dan juga dalam perang dunia ke II, gua ini telah melindungi banyak nyawa penduduk, karena dipakai tempat untuk berlindung dan bersembunyi.

Gua Es Mendenhall (Alaska)


Hanya ada beberapa tempat di bumi di mana teman dapat mengalami setiap tahap siklus air sekaligus, dan salah satunya adalah sihir di  gua es Mendenhall, disini teman dapat menyaksikan indahnya air mengalir di atas langit-langit yang tampak seperti terowongan kaca berwarna biru, batu-batu es berwarna kebiruan, dan air terjun kecil yang cantik. Teman anehtapinyata.net gua es Mendenhall adalah salah satu fenomena alam menakjubkan yang bisa dijumpai di Alaska, Amerika Serikat. Gua es ini merupakan bagian dari Gletser Mendenhall. Gletser yang mempunyai panjang mencapai 19 km ini dijadikan kawasan konservasi yang termasuk dalam Mendenhall Glacier Recreation Area dan Hutan Nasional Tongass. Gua Es yang berada di dalam gletser tersebut hanya dapat diakses oleh perahu kayak.

Gua Es Langjokull (Islandia)


Teman anehtapinyata.net Gua Es Langjokull merupakan obyek wisata baru di Islandia. Gua es buatan manusia yang mempunyai luas sekitar 950 km² ini pembangunannya dimulai pada tahun 2010 dan dibuka untuk umum pada 1 Juni 2015. Setelah masuk ke dalamnya teman akan disuguhi pemandangan es yang terkubur selama ratusan tahun di bawah permukaan gletser, es ini muncul dalam nuansa biru yang menakjubkan. Untuk bisa merasakan sensasi ‘wisata Frozen’ ke Langjökull, teman perlu merogoh kocek mulai sekitar US$ 137 hingga US$ 2.050 untuk tur eksklusif semua akses.

Gua Laut Benagil (Portugal)


Gua laut Benagil merupakan bagian dari sistem gua yang terletak di garis pantai selatan Portugal di kawasan Algarve. Teman anehtapinyata.net gua paling ikonik ini terletak dekat pantai di kota kecil Benagil dan menjadi tujuan wisata yang cukup populer di Eropa. Berada di antara pantai dengan tebing dan gua-gua membuat wisatawan yang mengunjungi tempat ini betah berlama-lama tinggal. 

Gua Marmer (Chile)


Teman anehtapinyata.net gua Marmer terletak di kawasan Danau Carrera, perbatasan Buenos Aires, Argentina dan Patagonia, Chile. Dinding gua dengan warna biru dan abu-abu, ada yang di permukaan air dan adapula yang terendam. Gua marmer ini terdiri dari tiga gua-gua utama, yaitu Chapel (La Capilla), Cathedral (El Catedral), dan Cave (La Cueva). Gua-gua cantik yang terbentuk selama ribuan tahun ini telah menghipnotis para wisatawan untuk selalu berkunjung, apalagi jika melihat pantulan cahaya biru pada dinding gua, sungguh pemandangan yang sangat indah. Jika ingin menjelajah di gua Marmer, teman dapat menggunakan perahu kecil atau kayak, tapi itupun jika cuaca bagus dan air tidak terlalu surut.

Gua Waitomo (Selandia Baru)


Teman anehtapinyata.net Gua Waitomo terletak tepat di luar kota Waitomo di Pulau Utara, Selandia Baru. Gua ini merupakan bagian dari sistem gua Waitomo yang mencakup Gua Ruakuri dan gua Aranui. Gua ini merupakan daya tarik wisata yang terkenal karena jumlah populasi glowwormnya yang cukup besar. Glowworm adalah nama umum untuk berbagai kelompok larva serangga dan bentuk larva betina dewasa yang bersinar melalui bioluminescence, produksi dan emisi cahaya oleh organisme hidup. Mereka kadang-kadang dapat menyerupai cacing, tetapi sebetulnya mereka semua adalah serangga. Gua Waitomo sendiri pertama kali dieksplorasi pada tahun 1887 oleh Tane Tinorau yang didampingi seorang surveyor Inggris bernama Fred Mace. Penduduk lokal Maori yang berada di sekitar gua itu, telah lama mengetahui keberadaan Waitomo, gua alam yang sangat indah.

Gua Batu (Malaysia)


Gua Batu adalah sebuah bukit kapur yang memiliki serangkaian gua dan kuil gua di Gombak, Selangor, Malaysia. Namanya berasal dari Sungai Batu (Batu Sungai) yang mengalir melewati bukit. Gua ini adalah salah satu kuil Hindu di luar India yang paling populer, yang didedikasikan untuk Dewa Murugan. Ini adalah titik fokus Hindu festival Thaipusam di Malaysia. Batu kapur yang membentuk gua ini dikatakan berusia sekitar 400 juta tahun. Beberapa pintu masuk gua digunakan sebagai tempat penampungan oleh masyarakat adat Temuan (suku Orang Asli). Teman anehtapinyata.net dari berbagai kuil gua yang terdiri dari situs, terbesar dan paling terkenal adalah Kuil atau Gua Katedral, dinamakan demikian karena beberapa rumah kuil Hindu di bawah langit-langit berkubah 100 m.