Wednesday, March 30, 2016

Kasus Pencurian Dengan Kerugian Terbesar Di Dunia

"Kasus Pencurian Dengan Kerugian Terbesar Di Dunia" - Teman anehtapinyata.net untuk menjadi kaya raya terkadang banyak orang berpikir sempit dan mengambil jalan pintas. Salah satu cara yang sering dilakukan adalah mencuri. Banyak kasus pencurian atau perampokan yang korbannya menderita kerugian yang sangat fantastis, jutaan hingga miliaran dollar. Mulai dari bank, museum dan tempat strategis lainnya yang menyimpan banyak uang menjadi sasarannya. Untuk menambah informasi teman semua berikut kami hadirkan informasi perampokan dengan kerugian terbesar yang pernah terjadi di dunia.


Perampokan Belfast Northern Bank, Irlandia Utara (Kerugian US$50 Juta)


Teman anehtapinyata.net pada tanggal 19 Desember 2004, beberapa orang yang menyamar sebagai polisi melakukan penyanderaan terhadap dua orang keluarga. Kedua keluarga tersebut merupakan keluarga dari Chris Ward dan Kevin McMullan. Keduanya adalah pejabat di Northen Bank, Belfast. Kedua keluarga dari pejabat bank tersebut disandera di rumah keluarga McMullan dan keesokan harinya keduanya disuruh masuk kerja seperti biasa hinga jam kerja berakhir. Kemudian ketika semua karyawan telah pulang, keduanya disuruh untuk membuka brankas yang ada di dalam bank dan para pencuri pun dengan bebasnya menguras uang bank tersebut. Dengan rencana perampokan yang sangat matang tersebut, pihak bank mengalami kerugian mencapai 50 juta dollar. Hingga kini dalang dari aksi perampokan tersebut masih misteri.

Pencurian Lukisan Leondardo da Vinci Di Kastil Drumlanrig (Kerugian Mencapai US$70 Juta)


Teman anehtapinyata.net pencuri yang satu ini memang jenius dan mempunyai keberanian yang tinggi. Pasalnya pada tahun 2003 mereka melakukan pencurian di kastil Drumlanrig di Galloway, Skotlandia pada siang hari saat alarm tidak dihidupkan. Diduga para perampok ini menyamar sebagai peserta tur wisata. Sebuah lukisankarya maestro Italia, Lenardo da Vinci yang berjudul Madonna with the Yarnwinder berhasil dicuri. Diduga setelah berhasil mengambil lukisan tersebut mereka kabur lewat jendela dapur dan menghilang bersama mobil van yang telah disiapkan sebelumnya. Kerugian yang diderita akibat pencurian tersebut ditafsir mencapai 70 juta dollar. Hingga kini para pencuri tersebut masih buron, namun lukisan yang dicuri tersebut berhasil ditemukan saat dilakukan penggrebekan oleh polisi di Glasgow, Inggris.

Perampokan Di Kent Security Depot  Pada Tahun 2006 (Kerugian Mencapai US$92,5 Juta)


Teman anehtapinyata.net kasus perampokan yang terjadi pada 22 Febryari 2006 di Kent Security Depot, sebuah perusahaan sekuriti di Inggris ini mirip dengan kejadian perampokan dalam film Firewall. Dalam menjalankan aksinya, para perampok menculik Dixxon, manajer Kent Security beserta keluarganya dengan menyamar sebagai polisi. Berada dibawah ancaman,  Dixxon dipaksa untuk membantu para perampok agar bisa masuk ke dalam sistem keamanan tingkat tinggi milik Kent Security Depot. Setelah berhasil dalam aksi perampokan tersebut, para pencuri kemudian kabur meloloskan diri lewat jalur darat, terowongan bawah laut hingga menembus daratan Perancis. Entah kebetulan atau bukan, yang jelas perampokan tersebut membuat perusahaan mengalami kerugian mencapai 92,5 juta dollar.

Perampokan Pusat Berlian Nomor Satu Dunia Di Antwerp, Belgia (Kerugian US$100 Juta)


Teman anehtapinyata.net pada 16 Pebruari 2003 sekelompok perampok yang terbilang jenius berhasil merampok pusat perdaganagan di Antwerp, Belgia. Dikatakan jenius karena lokasi perampokan merupakan pusat dari perdagangan berlian nomor satu di dunia yang sudah dilengkapi dengan sistem keamanan tingkat tinggi dengan penjagaan yang sangat ketat. Jika perncuri biasa tidak mungkin dapat melakukan aksinya di tempat yang dipenuhi penjaga yang berpatroli selama 24 jam dengan dipenuhi kamera CCTV tersebut. Namun nyatanya, pencuri berhasil menggasak berlian dengan surat resminya senilai 100 juta dollar. Dan anehnya kejadian pencurian tersebut baru disadari pada keesokan harinya. Para penjaga dan polisi pun segera mengecek CCTV disana, namun tidak ada satupun kejanggalan yang terlihat. Titik terang kasus tersebut mulai sedikit terkuak berkat sisa sandwich yang ditinggalkan para perampok di sebuah mobil curian yang ditinggalkan di pinggir kota.

Perampokan Artefak Kuno Di Greece Museum of Corinth, Yunani (Perkiraan Kerugian Mencapai US$100 Juta)


Teman anehtapinyata.net pada dini hari tanggal 12 April 1990, Museum Greece terletak di Corinth, Yunani dasatroni kawanan pencuri. Mereka berhasil masuk ke dalam tempat penyimpanan artefak kuno yang sangat berharga dan menggasak 285 artefak di dalamnya. Mereka memasuki museum lewat atap dan melumpuhkan seorang penjaga untuk memuluskan aksinya tersebut. Kerugian dari pencurian tersebut tidak bisa disebutkan secara pasti karena menyangkut artefak-artefak kuno yang sangat penting dalam pengetahuan mempelajari sejarah, namun jika diuangkan mungkin akan menyentuh angka 100 juta dollars. Kasus tersebut baru menemui titik terang setelah 9 tahun lamanya ketika hendak hampir dibekukan. Sebuah petunjuk penting berhasil ditemukan FBI hingga berhasil meringkus kawanan perampok tersebut di Miami. Satu orang dijatuhi hukuman seumur hidup, dua orang dibebaskan karena tidak cukup bukti, dan sisanya masih buron.

Pencurian Identitas Nasabah Bank, Amerika (Kerugian Lebih Dari US$100 Juta Dollar) 


Teman anehtapinyata.net pencurian yang dilakukan oleh Philip Cummings berlangsung dari tahun 1999-2000. Philip Cummings merupakan mantan karyawan di perusahaan Teledata Communications Inc, sebuah perusahaan software yang menjadi langganan bank-bank terkenal. Dengan cerdik Cumings mencuri data-data para nasabah bank dengan mendownloadnya. Data tersebut kemudian dijual kepada para penjahat lainnya untuk dibobol isi tabungannya. Kerugian dari tindakan yang dilakukan oleh pria ini diperkirakan lebih dari 100 juta dollar. Setelah ditangkap, kemudia Cummings divonis hakim dengan hukuman 14 tahun penjara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Perampokan Toko Permata Harry Winston Pada Tahun 2008 (Kerugian Mencapai US$108 Juta)


Teman anehtapinyata.net pada tahun 2008 toko permata salah satu toko permata terbesar Harry Winston yang teletak di Paris, Perancis dirampok oleh empat orang penjahat yang menyamar sebagai wanita. Dalam menjalankan aksinya, penjahat waria ini seoalah-olah sedang melihat-lihat ingin membeli, kemudian saat dirasa situasi sudah aman, kemudian keduanya menodongkan senjata kepada penjaga toko dan sejumlah pembeli. Di bawah ancaman senjata, belasan pegawai dan pengunjung toko dibawa ke satu sudut ruangan, dan mereka disuruh mengisi tas dengan bros, cincin, kalung, dan perhiasan lain yang bila ditotal nilainya mencapai 108 juta dollar. Bersihnya aksi perampokan, hafal dengan baik situasi gedung dan tahu nama-nama pegawai membuat polisi merasa janggal akan keterlibatan penjaga toko. Namun empat orang perampok tersebut keberadaanya masih belum diketahui.

Perampokan Barang Seni Di Boston Museum Pada Tahun 1990 (Kerugian Mencapai US$ 500 Juta)


Teman anehtapinyata.net aksi perampokan yang satu ini memang terbilang unik, pada tanggal 18 Maret 1990 dini hari para perampok menyamar sebagai polisi dan mengunjungi Isabella Stewart Gardner Museum, Boston, AS. Mereka meminta para penjaga untuk membukakan pintu museum, melihat yang datang adalah polisi, dengan mata yang masih setengah sadar security penjaga museum pun membukakan pintu. Namun setelah berhasil masuk, para perampok tersebut langsung menodongkan senjata ke arah penjaga. Dalam sekejap, dengan mudah para penjaga telah berhasil dilumpuhkan dengan cara diborgol dan mulut disumpal dengan lakban. Dalam waktu yang singkat barang seni bernilai tinggi berhasil dicuri. Barang seni tersebut terdiri dari 12 lukisan, diantaranya tiga karya Rembrandts, termasuk Storm of the Sea of Galilee, The Concert karya Johannes Vermeer, Landscape with an Obelisk karya Govaert, Flinck, tembikar perunggu dari China, lima sketsa Degas, patung elang yang terbuat dari perunggu, dan Manet portrait. Jika ditotal kerugian yang dialami pihak museum mencapai 500 juta dollar AS, yang menjadikannya pencurian barang seni paling mahal dalam sejarah.

Kasus Perampokan Bank Central Iraq Pada Tahun 2003 (Kerugian Mencapa US$ 1 Miliar)


Teman anehtapinyata.net mungkin perampokan di Bank Central Iraq merupakan perampokan terbesar sepanjang sejarah yang pernah tercatat. Aksi yang dilakukan oleh diktator dan mantan presiden Irak, Saddam Hussein ini ditafsir membuat kerugian mencapai 1 miliar dollar. Kasus besar ini terbongkar pada 18 Maret 2003, satu hari sebelum Amerika membombardir Iraq. Sebanyak US$650 juta ditemukan pada dinding kediaman Saddam. Sedang sisa uang lainnya tidak dapat dihitung. Uniknya keberadaan uang tersebut kini kasusnya sudah dianggap hilang.