Monday, July 11, 2016

Penghianat Terbesar Yang Pernah Tercatat Dalam Sejarah

"Penghianat Terbesar Yang Pernah Tercatat Dalam Sejarah"  - Teman anehtapinyata.net istilah penghianat biasanya ditujukan kepada orang dekat namun memihak orang lain untuk menjatuhkan kita. Penghianat mungkin sudah ada sejak dahulu kala dengan berbagai motif dan tujuan. Di dalam sejarah terdapat beberapa nama yang identik dengan kata penghianat, sehingga jika mendengar namanya pun orang akan menghubung-hubungkannya dengan kisah penghianatannya dan tentunya menjadi aib bagi keturunannya kelak. Siapa saja penghianat bersejarah dan bagaimama kejadian aneh kisah penghianatan yang tercatat dalam sejarah tersebut? Berikut  beberapa informasi yang berhasil kami rangkum. 


Mata Hari, Agen Ganda Yang Berhianat Terhadap Perancis


Teman anehtapinyata.net Mata Hari merupakan nama panggung dari wanita Belanda bernama asli Margaretha Geertruida "Grietje" Zelle. Wanita kelahiran 7 Agustus 1876 ini merupakan seorang penari erotis sekaligus pelacur. Pada tahun 1903 Mata Hari pindah ke Paris dan berkat gayanya yang bebas beserta keahliannya menari wanita ini mampu menarik hati para pejabat sipil dan militer di sana. Mata Hari pun direkrut menjadi agen rahasia Perancis dalam Perang Dunia I. Namun siapa sangka ternyata wanita cantik ini juga merupakan seorang agen mata-mata ganda yang bekerja untuk Jerman dengan kode rahasia H21. Mengetahui penghianatan tersebut, pada tahun 1917 Mata Hari pun ditangkap dan dihukum mati pada 15 Oktober 1917.

Guy Fawkes, Ekstremis Katolik Roma Yang Berhianat Terhadap Inggris


Teman anehtapinyata.net Guy Fawkes merupakan seorang ekstremis Katolik Roma yang lahir pada 13 April 1570 di York Inggris. Saat masih berusia muda Fawkes sudah bergabung dengan pasukan Katolik Spanyol untuk melawan pasukan Protestan Belanda dalam perang yang disebut Eighty Years War. Sekembalinya dari perang tersebut, Fawkes bertemu Thomas Wintour dan Robert Catesby yang berencana membunuh raja Protestan Inggris King James I. Aksinya tersebut dimulai dengan rencana peledakan gedung parlemen Inggris pada tanggal 5 November 1605. Aksi yang terkenal dengan nama Gunpowder plot atau plot bubuk mesiu tersebut saat ini diperingati dengan memasang kembang api. Atas aksi penghianatannya tersebut, Fawkes dijatuhi hukuman penyiksaan sampai mati. Namun sebelum dieksekusi, Fawkes lebih memilih kematiannya dengan cara bunuh diri melompat dari ketinggian. Kendatipun dianggap penghianat, topeng yang digunakan Fawkes hingga kini dijadikan lambang perlawanan untuk menentang ketidakadilan.

Wang Jingwei, Politikus Tiongkok Yang Berhianat Dan Mendukung Jepang Demi Jabatan


Teman anehtapinyata.net terlahir dengan nama Wang Zhaoming pada 4 Mei 1883, Jingwei merupakan seorang politikus Tiongkok. Dia memulai karirnya sebagai anggota sayap kiri Kuomintang, sebuah partai Nasionalis China pada masa awal negara China menjadi Republik. Jingwei merupakan orang dekat dari Sun Yat Sen, seorang pemimpin kunci revolusi Tiongkok dan diakui secara luas sebagai Bapak Negara Tiongkok Modern, baik di Tiongkok Daratan maupun Taiwan. Sepeningal Sun Yat Sen, Jingwei berebut untuk menguasai Kuomintang dengan Chiang Kai-Shek, namun gagal. Kendatipun demikian, Jingwei tetap menjadi anggota Kuomintang hingga tahun 1937, ketika Jepang menyerbu Tiongkok. Jingwei menerima tawaran dari Jepang untuk mendirikan pemerintahan yang didukung Jepang di Nanjing. Wang menjadi kepala pemerintahan boneka Jepang ini hingga ia meninggal sebelum berakhirnya Perang Dunia II. Kerjasamanya dengan Jepang dianggap sebagai pengkhianatan terhadap Tiongkok. Atas sikapnya tersebut namanya kini terukir dalam sejarah Tiongkok maupun Taiwan sebagai penghianat terbesar.

Edward Snowden, Mantan Karyawan NSA Yang Membocorkan Informasi Rahasia Ke Publik


Teman anehtapinyata.net Edward Joseph Snowden yang lahir pada 21 Juni 1983 merupakan seorang mantan kontraktor teknik Amerika Serikat dan karyawan Central Intelligence Agency (CIA) yang menjadi kontraktor untuk National Security Agency (NSA). Dia dipecat karena membocorkan informasi program mata-mata NSA kepada publik pada tahun 2013 lalu. Penghianatannya tersebut masih menjadi kontroversial dan perdebatan publik antara pahlawan dan penghianat. Hal tersebut dikarenakan Snowden rela mengkhianati pemerintah Amerika demi prinsip mendasar yang diyakininya yaitu bahwa setiap warga negara berhak untuk memperoleh privasi dan tidak selalu dimata-matai oleh pemerintahnya sendiri. Aksi Snowden tersebut telah menyebabkan hubungan luar negeri Amerika Serikat dengan beberapa negara di Eropa seperti Prancis dan Jerman menjadi terganggu. Kini Snowden mendapatkan suaka dan tinggal di Rusia dengan catatan tidak lagi membocorkan informasi rahasia Amerika Serikat kepada publik.

Marcus Junius Brutus, Berhianat Kepada Julius Caesar Yang Menyayanginya


Teman anehtapinyata.net Marcus Junius Brutus atau lebih dikenal orang dengan nama Brutus adalah seorang senator Romawi yang dikenal oleh dunia modern sebagai pemimpin konspirasi pembunuhan Julius Caesar. Tidak ada satupun yang mengira penghianatan tersebut dikarenakan Brutus merupakan orang terdekat dan kesayangan dari Caesar. Pepatah air susu dibalas dengan air tuba tampaknya telah ada sejak zaman Romawi, segala kebaikan yang diberikan oleh Julius Caesar dibalas oleh Brutus dengan membunuhnya karena hasutan Cassius. Seberapa kalipun Brutus melakukan kesalahan selalu dimaafkan oleh Caesar, bahkan sebelum kematiannya juga. Karena rasa sayangnya tersebut banyak kalangan yang menduga bahwa Brutus merupakan anak haram dari Caesar dan menjadi kontroversial kala itu. Akibat perbuatan bejatnya tersebut, nama Brutus dan Cassius disejajarkan dengan nama Judas Iskariot dalam Dante’s Inferno.