Tuesday, August 23, 2016

Kisah Tragis Anak Yang Fotonya Menjadi Viral Di Dunia

"Kisah Tragis Anak Yang Fotonya Menjadi Viral Di Dunia" - Teman anehtapinyata.net foto memang menyimpan beragam kisah. Seorang fotografer harus paham foto seperti apa yang memiliki kekuatan dan bisa menggetarkan orang yang melihatnya. Terlebih jika foto itu berkaitan dengan daerah konflik ataupun bencana yang dapat menggugah rasa kemanusiaan. Seperti beberapa foto berikut yang memiliki kisah tragis yang cukup menyayat hati. Foto-foto anak-anak ini menjadi viral di dunia karena kisahnya yang sangat tragis. Penasaran foto bagaiaman saja itu? Berikut infromasinya.


Kisah Foto Bocah Kelaparan Di Sudan Yang Membuat Fotgrafernya Menyesal Bunuh Diri


Teman anehtapinyata.net foto ini mungkin salah satu foto paling fenomenal yang menjadi viral dan menggemparkan dunia. Karena foto tersebut pula yang akhirnya membuat fotografernya meninggal dunia karena penyesalan yang amat sangat mendalam. Kisah ini bermula ketika pada tahun 1993, di salah satu negara Afrika yaitu Sudan mengalami bencana kelaparan yang sangat parah. Seorang fotografer bernama Kevin Carter yang kala itu ditugaskan di daerah tersebut berhasil mengabadikan foto seorang anak yang terjatuh karena tak kuasa menahan lapar saat menuju posko pembagian makanan. Dalam foto tersebut juga terlihat sosok burung pemakan bangkai yang seolah-olah menunggu si anak benar-benar menjadi mayat untuk disantap. Jepretan foto kejadian tragis tersebut membuat Carter mendapatkan hadiah  Pulitzer pada 23 Mei 1994 untuk kategori berita atas fotonya yang sangat menyentuh hati nurani siapa pun yang melihatnya. Namun dua bulan setelah menerima penghargaan tersebut, Carter ditemuakan meninggal bunuh diri di Johannesburg, Afrika Selatan. Dari penuturan temannya ternyata Carter mengalami pengesalan batin karena foto yang membuatnya terkenal tersebut. Saat itu dia meninggalkan bocah tersebut dan lebih mementingkan pekerjaan ketimbang tugas kemanusiaan. Ia kuatir burung itu benar-benar memakan si bocah yang naas itu. Dan dengan menerima hadiah penghargaan itu ia juga merasa bersalah karena menang atas penderitaan orang lain.

Kisah Omran Daqneesh, Bocah Korban Perang dari Suriah


Teman anehtapinyata.net dunia seakan terenyuh melihat foto dan video bocah korban perang di Suriah ini. Bocah 5 tahun yang diketahui bernama Omran Daqneesh ini terluka saat terjadi serangan udara di kota Aleppo, Suriah.


Dalam video yang sudah tersebar luas di dunia maya tersebut terlihat bocah ini digendong oleh petugas medis dari reruntuhan rumahnya yang hancur menuju mobil ambulan untuk mendapat perawatan. Tubuhnya dipenuhi debu dengan luka pada dahinya yang masih kelihatan berdarah. Namun anehnya, bocah ini tidak menangis dan hanya terdiam dengan tatapan kosong. Kejadian mengerikan yang terjadi pada rabu malam tanggal 17 Agustus 2016 tersebut dengan cepat menyebar di internet dan membuat duka dunia internasional.

Kisah Foto Kim Phuc Yang Mampu Merubah Jalannya Perang Vietnam


Teman anehtapinyata.net perang Vietnam dikatakan sebagai salah satu kekalahan terbesar negara adi daya tersebut dalam operasi militer di seluruh dunia. Namun ada kejadian aneh tapi nyata yang unik terjadi ketika perang tersebut. Ada sebuah foto yang mampu mempengaruhi konflik berdarah antara dua ideologi tersebut. Foto yang mengabadikan peristiwa pemboman di desa Trang Bang, Vietnam oleh angkatan Vietnam Selatan ini diambil oleh Huynh Cong Ut alias Nick Ut dari  Kantor Berita Associated Press. Dalam foto tersebut terlihat sosok gadis tanpa busana sedang berjalan. Gadis yang bernama Kim Phuc tersebut terkena serangan bom udara yang menyebabkan lengan dan punggungnya menderita luka bakar yang cukup parah. Karena bajunya terbakar, dia melepaskannya dengan segera dan berlari tanpa busana serta berteriak, "Panas, panas." Saat itulah Nick Ut mengabadikan foto itu. Berkat hasil jepretannya tersebut dia menyabet penghargaan Pulitzer dan gambarnya terpilih menjadi World Press Photo Of The Year pada tahun 1972. Dan karena foto tersebut juga, akhirnya Presiden Amerika Serikat, Richard Nixon, terpaksa mengubah kebijakan tentang Vietnam dan menarik mundur seluruh serdadunya setahun kemudian.

Kisah Galip Dan Aylan Bocah Pengungsi Yang Tenggelam di Lautan


Teman anehtapinyata.net kisah keluarga pengungsi yang sudah tidak tahan hidup di daerah perang ini memang cukup tragis. Satu keluarga kurdi yang berasal dari Suriah ini hendak hijarah ke Eropa lewat jalur laut melalui Turki. Namun tragisnya kedua anak mereka yang masih balita, Galip dan Alyan yang ikut dalam perjalanan mencari suaka ke negara lain tersebut malah menghembuskan nafas terakhirnya. Keduanya tenggelam di lautan karena kapal nelayan yang mereka tumpangi karam dan ditemukan meninggal dengan tubuh sudah kaku di pinggir pantai Turki. Foto penemuan mayat bocah pengungsi ini menjadi viral di dunia dan menimbulkan perdebatan tentang bagaimana penanganan terhadap para imigran.

Kisah Joseph Dwyer Yang Selamatkan Bocah Korban Perang di Irak


Teman anehtapinyata.net kisah ini memang sudah lama terjadi, sekitar tahun 2003 yang lalu di Irak. Pada saat itu terjadi perang yang bergejolak di negara timur tengah ini. Dalam perang tersebut ada sebuah kejadian unik dimana seorang tentara medis Amerika Serikat bernama Joseph Dwyer menjadi perbincangan dunia internasional setelah fotonya saat sedang membopong seorang bocah Irak tersebar di berbagai media massa. Sosok pahlawan kemanusiaan ini berlarian sambil menghindari tembakan peluru untuk membawa bocah Irak tersebut ke rumah sakit. Namun nasib tragis kemudian menimpa Dwyer. Pada Juli 2008 dia dilaporkan tewas karena mengonsumsi narkoba dalam usia 31 tahun. Sebagaimana para veteran perang, dia mengalami trauma dan terus berusaha berjuang melawan tekanan itu dengan mengonsumsi obat-obatan terlarang. Terlebih lagi dia menjadi pengangguran dan bercerai dengan istrinya. 

Kisah Penemuan Anak Yang Dipelihara Ribuan Tikus Di Gorong-Gorong Kota Shanghai


Teman anehtapinyata.net pada Maret 2016 lalu petugas Kepolisian Shanghai dikejutkan dengan penemuan sepasang anak perempuan yang tinggal di gorong-gorong kota tersebut. Kedua bersaudara itu diduga dibuang orang tuanya sejak beberapa tahun lalu dan dibesarkan oleh gerombolan tikus. Hal tersebut dikarenakan saat penemuan keduanya ribuan tikus juga didapati tengah mengikuti keduanya. Melihat kejadian tersebut keduanya kemudian ditangkap dengan menggunakan anak panah yang sudah diisi obat penenang untuk kemudian dibawa ke rumah sakit. Dokter Wu Jieng Lao yang menangani kedua anak yang diperkirakan berumur 8 dan 10 tahun tersebut terkejut melihat perkembangan keduanya yang bisa bertahan hidup di gorong-gorong. Mereka tampak kekurangan gizi namun tidak parah. Justru dokter tersebut terkejut dengan keadaan mereka yang cukup sehat mengingat mereka tinggal dengan kondisi yang sangat buruk. Saat ini pihak kepolisian Shanghai sedang melakukan penyelidikan untuk mencari asal-usul dan mengidentifikasi orang tua keduanya. Kasus pembuangan anak memang marak di Cina, hal tersebut dikarenakan sejak tahun 1978 pemerintah mengeluarkan aturan yang ketat tentang pembatasan jumlah anak.