Wednesday, August 24, 2016

Penemuan Harta Karun Emas Paling Fenomenal Sepanjang Sejarah

"Penemuan Harta Karun Emas Paling Fenomenal Sepanjang Sejarah" - Teman anehtapinyata.net selama beberapa dekade sudah banyak harta karun yang berhasil ditemukan. Kebanyakan harta karun yang berasal dari orang zaman dulu tersebut terbuat dari logam emas yang jika diuangkan tentunya si penemu akan menjadi kaya raya. Namun dibalik itu semua, penemuan harta karun juga dapat memberi pengetahuan kepada dunia bagaimana kehidupan masyarakat pada zaman dahulu. Untuk menambah wawasan teman semua berikut kami rangkum beberapa penemuan harta karun berupa emas paling spektakuler di dunia.  Semoga bermanfaat.


Harta Karun Emas Tertua Dari Masyarakat Varna Di Bulgaria


Teman anehtapinyata.net penemuan harta karun oleh Raycho Marinov mungkin merupakan yang paling fenomenal di dunia. Pada Oktober 1972 ekskavator ini berhasil menemukan emas yang diduga sebagai artefak emas tertua di dunia yang pernah ditemukan. Marinov melakukan penggalian di kuburan zaman tembaga, pada penggalian kuburan yang ke 43, Marinov bersama tim menemukan tengkorak pria yang dipenuhi emas pada makamnya. Lebih dari 300 makam telah digali dan ditemukan 22 ribu artefak indah, termasuk lebih dari 3 ribu barang yang terbuat dari emas dengan berat total 6 kilogram, dan peninggalan berharga lain. Diduga emas tersebut merupakan emas dari masyarakat Varna, masyarakat yang hidup di tepi laut hitam, Bulgaria sekitar 7000 tahun lalu. Masyarakat ini dikenal berprofesi sebagai pengerajin barang-barang emas.

Harta Karun Perhiasan Emas Yang Sangat Rumit Di  Stonehenge, Inggris


Teman anehtapinyata.net pada tahun 1808 seorang arkeolog dunia bernama William Cunnington menemukan harta karun yang sangat bernilai harganya. Harta karun yang diketahui merupakan mahkota milik Raja Stonehenge ini ditemukan di sebuah komplek pemakaman zaman perunggu yang berlokasi sekitar 8 kilometer dari Stonehenge, atau saat ini dikenal dengan wilayah Bush Barrow. Di sana Cunnington menemukan perhiasan, sebuah aksesori emas yang diikat di jubah milik raja, dan belati dengan hiasan dari emas yang sangat detail serta rumit. Diperkirakan untuk membuat hiasan yang sedemikian rumitnya diperlukan setidaknya waktu 2.500 jam oleh profesional.

Harta Karun Bawah Laut Kapal Nuestra Senora de Atocha di Selat Florida, AS


Teman anehtapinyata.net kisah ini dimulai pada  4 September 1622 ketika rombongan 20 kapal laut berangkat dari Pelabuhan Havana, Kuba menuju Spanyol. Selain mengangkut awak, tentara, dan penumpang, kapal-kapal tersebut juga dipenuhi dengan harta kerajaan yang jumlahnya sangat banyak. Namun apesnya, ketika dalam pelayaran memasuki selat Florida, kapal ini dihantam badai dahsyat yang menyebabkan kapal tenggelam ke dasar laut. Termasuk sebuah kapal bernama Nuestra Senora de Atocha yang sarat muatan harta juga ikut menghilang. Dalam kapal ini setidaknya terdapat 24 ton perak yang terbagi menjadi 1.038 batang, 180 koin perak, 582 tembaga batangan, 125 emas batangan dan keping, 350 peti tumbuhan indigo, 250 bal tembakau, 20 meriam perunggu, dan 1.200 pon peralatan dari perak. Setelah tenggelam selama ratusan tahun, akhirnya pada tahun 1985 Nuestra Senora de Atocha berhasil ditemukan oleh keluarga penyelam bernama Mel Fisher. Penemuan harta karun yang bernilai sekitar setengah miliar dollar tersebut saat ini disimpan di Museum Mel Fisher Museum di Florida.

Harta Karun Malagana Di Kolombia


Teman anehtapinyata.net penemuan harta karun yang satu ini mungkin didapat dengan cara yang tidak disengaja. Seorang petani di Hacienda Malagana Cauca Valley, Kolombia saat sedang menggarap ladang tebu dengan traktor menemukan sesuatu yang bersinar di tanah. Setelah diselidiki lebih lanjut ditemukanlah sebuah harta karun berupa topeng emas, aksesori tangan, perhiasan, dan peninggalan berharga lain. Setelah berita penemuan aneh tersebut menyebar, antara Oktober hingga Desember 1992 sekitar 5 ribu orang mencoba peruntungan mencari harta karun lainnya. Peristiwa yang disebut sebagai Malagana Gold Rush ini selain menghasilkan 4 ton artefak juga membuat ratusan makan kuno di daerah tersebut hancur karena penjarahan. Para penjarah melebur emas yang didapat untuk kemudian dijual kepada para kolektor. Mengetahui hal tersebut, pihak museum setempat pun segera mengamankan kawasan dan sisa emas yang berjumlah 150 keping dengan cara membeli dari para penjarah. Uang yang harus dikeluarkan untuk menebus emas kuno tersebut tidak sedikit, sekitar Rp 3,96 miliar.

Harta Karun Prasejarah The Eberswalde Hoard Di Jerman


Teman anehtapinyata.net The Eberswalde Hoard merupakan harta karun paling berharga dari zaman prasejarah di Jerman. Diperkirakan harta ini berasal dari Abad ke-11 atau ke-10 SM. Harta karun yang ditemukan saat evakuasi di timur laut Berlin, pada tahun 1913 ini memiliki berat total 2,6 kilogram dan terdiri dari 81 benda emas kuno, termasuk 60 perhiasan lengan berbentuk kawat spiral, 8 mangkuk emas, dan emas batangan. Diduga harta karun emas tersebut merupakan peninggalan pandai emas yang berasal dari Semenanjung Iberia. Keberadaan harta karun The Eberswalde Hoard saat ini masih menjadi rebutan antara Rusia dan Jerman.

Harta Karun Emas dan 'Ritual Ganja' Di Rusia


Teman anehtapinyata.net pada tahun 2013, ditemukan harta karun yang cukup berbeda dari yang lainnya di Rusia. Pada sebuah ruang rahasia yang tersembunyi di sebuah gundukan makam Scythian kuno dekat Stropovol, Rusia ditemukan emas dan bekas ganja serta opium. Diperkirakan emas dan ganja tersebut merupakan bagian dari ritual yang dilakukan masyarakat Scythian. Emas yang ditemukan seberat 3,17 kilogram yang berasal dari 2.400 tahun silam. Artefak tersebut di antaranya dua vas berbentuk kapal, cincin, kalung, gelang, dan tiga cangkir emas.

Harta Karun Dari Makam Pemimpin Sipán Di Peru


Teman anehtapinyata.net pada tahun 1987, sebuah makam dari kebudayaan Moche dibongkar di situs arkeologi Huaca Rajada, di dekat Sipán, Peru. Salah satu makam yang paling terkenal dan menyimpan banyak emas diketahui milik dari sang pemimpin suku. Harta karun tersebut berupa emas, perak, tembaga dan ornamen, termasuk hiasan kepala besar berbentuk sabit. Selain itu juga ditemukan topeng, beberapa hiasan dada yang terdiri dari manik-manik cangkang kerang, kalung, hiasan hidung, anting, tongkat emas dan perak, bendera berlapis logam yang dijahit ke kain katun. Selain itu, terdapat 10 biji-bijian yang terbuat dari emas di sebelah kanan dan 10 lainnya dari perak di sebelah kiri. Di makamnya juga ditemukan banyak peralatan kegiatan seremonial. Jika ditotal harta yang diduga sebagai pendamping ke akhirat tersebut berjumlah 451 buah.

Harta Karun Priam Di Turki


Teman anehtapinyata.net harta karun Hisarlik (situs kuno Troy, Turki) yang lebih dikenal dengan nama Treasure of Priam merupakan penuman dari arkeolog Jerman bernama Heinrich Schliemann secara tidak sengaja. Harta karun Priam yang ditemukan pada 31 Mei 1973 ini merupakan milik dari Raja Trojan yang terdiri dari senjata, kuali tembaga, panci dan ketel perunggu, serta banyak benda yang terbuat dari emas dan perak, seperti hiasan kepala, kalung, antung-anting, dan ban lengan. Saat ini harta karun tersebut berada di Rusia.

Harta Karun Topeng Emas Kematian Raja Agamemnon Di Yunani


Teman anehtapinyata.net selain penemuan harta karun Priam, Heinrich Schliemann juga menemukan harta karun lainnya yang tidak kalah hebatnya. Setelah menemukan situs kuno legendaris, Troy, di Turki, arkeolog ini kemudian berusaha mencari makam Agamemnon, Raja Mycenae yang memimpin Yunani selama Perang Tojan. Dan pada tahun 1876 dengan bersama tim dari Greek Archaeological Society, Schliemann berhasil menemukan peninggalan Mycenae dengan menggali kuburan yang berasal dari zaman perunggu. Penemuan tersebut berupa beberapa topeng yang terbuat dari lempengan emas tebal. Salah satu topeng menunjukan pria berjanggut yang diduga merupakan topeng emas milik raja Agamemnon.

Harta Karun Emas Anglo Saxon Di Staffordshire, Inggris


Teman anehtapinyata.net pada tanggal 5 Juli 2009 dengan bermodalkan metal detector, seorang pemburu harta bernama Teryy Herbert menemukan harta karun di wilayah Hammerwich di Staffordshire, Inggris. Pemburu harta amatir ini menemukan emas yang cukup banyak. Dari lima hari pencariannya, total Herbert menemukan benda yang terbuat dari emas sebanyak 244 tas penuh. Setelah sadar akan lokasi penemuannya yang mungkin menyimpan sejarah besar, Herbert pun melaporkan hal tersebut kepada pihak berwenang. Arkeolog Birmingham pun langsung mengekskavasi area tersebut dan menemukan 3.500 benda, termasuk 5 kilogram emas dan 1,3 kilogram perak. Diduga harta karun tersebut merupakan peninggalan Anglo Saxon yang berasal dari abad ke 7 Masehi. Kini harta karun senilai US$5,4 juta tersebut disimpan di Birmingham Museum & Art Gallery.