Monday, September 5, 2016

Tempat Wisata Paling Aneh Dan Menyeramkan Di Indonesia

"Tempat Wisata Paling Aneh Dan Menyeramkan Di Indonesia" - Teman anehtapinyata.net Indonesia terdiri dari berbagai macam suku bangsa dan budaya yang sangat mengagumkan. Hal tersebut tentunya sebagai daya pikat datangnya wisatawan untuk berkunjung melihat kearifan lokal Indonesia. Dari sekian banyaknya objek wisata yang ada di Indonesia, ada beberapa tempat yang terlihat aneh, menyeramkan namun menarik untuk dikunjungi. Penasaran tempat wisata seperti apa saja itu? Berikut kami rangkum beberapa informasinya, semoga terhibur.


Desa Trunyan (Kintamani, Bangli, Bali)


Teman anehtapinyata.net siapa yang tidak mengenal pulau Bali. Pulau ini pernah dinobatkan sebagai pulau terbaik di Asia dan nomor 5 terbaik di dunia versi TripAdvisor. Pulau yang menyimpan berbagai macam budaya ini merupakan tujuan wisata baik wisatawan lokal maupun mancanegara. Di Bali salah satu objek wisata unik yang bisa ditemui para wisatawan terdapat di wilayah Desa Trunyan, Kintamani, Bangli. Salah satu desa tertua di Bali ini masih melestarikan budaya leluhurnya, seperti budaya ngaben (upacara untuk orang yang sudah meninggal) yang berbeda dari tempat di Bali lainnya. Jika di tempat lainnya di Bali ngaben biasa dilakukan dengan pembakaran mayat, di Desa Trunyan orang yang meninggal hanya diletakan begitu saja di udara terbuka atau hanya ditutupi dengan tudung bambu dan sesajen dekat pohon Taru Menyan besar yang terdapat di Desa tersebut. Namun aneh tapi nyata, mayat manusia yang diletakan sembarangan tersebut tidak dimangsa binatang dan tidak mengeluarkan bau busuk. Masyarakat desa setempat percaya jika bau busak pada mayat telah dinetralisir oleh pohon Taru Menyan yang mempunyai aroma wangi tersebut. Keunikan desa ini pun tentunya mengundang para wisatawan untuk berkunjung dan melihat langsung prosesi ngaben di Trunyan. Hingga kini Desa Trunyan merupakan tujuan favorit para wisatawan sebagai tempat wisata budaya yang ada di Bali.

Gereja Ayam (Magelang, Jawa Tengah)


Teman anehtapinyata.net bagi yang sudah menonton film AADC 2 (Ada Apa Dengan Cinta 2) pasti sudah tahu tempat wisata Gereja Ayam, tempat yang sempat dikunjungi Rangga dan Cinta. Walaupun berbentuk ayam, namun anehnya saat pembangunan bangunan ini sebenarnya dirancang agar menyerupai bentuk burung merpati. Pembangunan bangunan ini pun cukup aneh dan mengandung misteri. Berawal dari mimpi, seorang pengusaha bernama Daniel Alamsyah pada tahun 1990an membangun tempat unik ini. Awalnya tempat yang terletak di tengah hutan Desa Kembanglimus, Magelang tersebut diperuntukan sebagai rumah doa, bukan semata-mata gereja untuk umat kristiani, melainkan sebagai rumah ibadah semua agama dan sekaligus tempat rehabilitasi. Karena kekurangan dana pembangunan rumah ibadah ini pun terhenti. Meskipun dalam keadaan tidak terawat dan terkesan angker bangunan ini tetap menjadi salah satu objek wisata yang cukup ramai dikunjungi di wilayah Magelang, terlebih lagi dengan dipakainya Gereja Ayam sebagai lokasi syuting film AADC 2.

Liang Bua (Flores, Nusa Tenggara Timur)


Teman anehtapinyata.net Liang Bua yang dalam bahasa Manggarai berarti gua atau lubang sejuk merupakan salah satu gua karst yang terdapat di pulau Flores. Gua ini terletak di Dusun Rampasasa, Desa Liangbua, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pada September 2003, para arkeolog juga menemukan penemuan aneh antropologi berseharah di gua ini. Penemuan kerangka unik yang kemudian diidentifikasi dengan nama Homo Floresiensis, manusia kerdil yang diperkirakan hidup 10.000 tahun sebelum manusia modern tinggal di flores. Dengan demikian manusia hobbit tersebut merupakan nenek moyang orang Flores. Dan di Liang Bua merupakan satu-satunya tempat dimana bisa ditemukannya Homo Floresiensis ini. Selain itu ditemukan pula peninggalan sejarah lain seperti perkakas batu yang dikenal telah digunakan oleh Homo erectus (seperti yang ditemukan di Sangiran) serta sisa-sisa tulang Stegodon (gajah purba) kerdil, biawak raksasa, serta tikus besar. Karena menyimpan banyak sejarah gua kapur ini kerap menjadi kunjungan para wisatawan lokal maupun dunia.

Goa Londa (Tana Toraja, Sulawesi Selatan)


Teman anehtapinyata.net seperti halnya di Desa Trunyan, Bali di Tana Toraja pun memiliki budaya unik yang berkaitan dengan manusia yang telah meninggal. Suku Toraja yang terletak di Makale dan Rantapeo percaya jika orang yang telah meninggal belum serta merta pergi meninggalkan keluarganya. Maka dari itu jika ada keluarga yang meninggal, para penduduk Toraja ini tidak akan mengkremasi mayat tersebut. Mereka akan menyimpannya di kawasan pemakaman tebing Goa Londa. Goa Londa merupakan kawasan pemakaman tebing batu sebagai tempat penyimpanan mayat. Di sini teman akan menjumpai banyak peti-peti jenazah yang ditumpuk-tumpuk dan beberapa benda yang disertakan oleh keluarga almarhum seperti rokok, sirih, minuman, pakaian dan lain sebagainya. Walaupun terlihat aneh dan menyeramkan, Goa Londa ini menjadi suatu daya tarik wisata paling menarik di provinsi Sulawesi Selatan.

Danau Lumpur Lapindo (Sidoarjo, Jawa Timur)


Teman anehtapinyata.net pada 29 Mei 2006 semburan lumpur panas terjadi di lokasi pengeboran perusahaan Lapindo Brantas di Dusun Balongnongo Desa Renokenongo, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Indonesia. Lumpur panas yang menyembur terus-terusan selama beberapa bulan telah menenggelamkan 16 desa di 3 kecamatan di Jawa Timur. Kerugian yang diderita juga sudah tidak terhitung lagi, mulai dari harta benda sampai nyawa sudah telan ganasnya lumpur Lapindo ini. Namun menarikanya, lumpur Lapindo yang dulunya terlihat sangat menakutkan tersebut kini malah menjadi sebuah objek wisata yang kerap ramai dikunjungi. Untuk mengenang semburan lumpur panas lapindo, patung-patung setengah tenggelam sengaja ditinggalkan sebagai saksi bisu bencana karena ulah manusia tersebut.




Sumber 1 Sumber 2 Sumber 3 Sumber 4 Sumber 5