Thursday, February 1, 2018

Penghasilan Fantastis Dari Profesi Ngemis Di Berbagai Negara



"Penghasilan Fantastis Dari Profesi Ngemis Di Berbagai Negara" - Teman anehtapinyata.net pengemis sangat identik dengan tampang memelas, lusuh, kotor, dan menggunakan pakaian compang camping. Profesi menjadi pengemis dilakoni oleh orang-orang yang pemalas dan pasrah dalam menghadapi kehidupan. Mereka mengandalkan tampilannya yang membuat orang iba untuk memberikan sedikit uang. Perempatan lampu merah di kota-kota besar kerap menjadi tempat mangkal para pengemis untuk mengais rejeki. Yang menarik, pekerjaan ini ternyata banyak yang disalahgunakan oleh kawanan pengemis profesional yang “nyamar” menjadi wisatawan berbekal paspor dan visa kunjungan. Jika dilihat sekilas memang penghasilan profesi pengemis sangat sedikit, namun jika dicari tahu lebih lanjut, profesi ini sangatlah menggiurkan karena dengan modal penampilan lusuh untuk membuat orang iba dapat menghasilkan uang yang tidak sedikit. Penasaran

Teman anehtapinyata.net fenomena pengemis atau peminta-minta ternyata tidak hanya kita temui di Indonesia saja, di beberapa negara dunia juga ada profesi ini. Penghasilan para pengemis tersebut juga tergolong fantastis, ada yang sampai berpenghasilan Rp. 4 juta hanya dalam semalam saja. Penasaran berapa penghasilan pengemis di berbagai negara? Berikut informasinya.


Rusia (Rp. 800 Ribu/Hari)


Teman anehtapinyata.net negara komunis Rusia juga merupakan salah satu ladang pencarian bagi para pengemis profesional. Di negara ini para pengemis kebanyakan beraksi di kawasan keramaian seperti umah sakit umum dan tempat penampungan di kota Moskow. Yang membuat miris, adalah usia para pengemis di Rusia tergolong masih usia produktif bekerja, yakni 45 tahun. Faktor pengangguran dan kehilangan pekerjaan menjadi alasan utama mereka melakukan pekerjaan tersebut. Perharinya penghasilan pengemis di Rusia bisa mencapai sekitar 3.386 Rubel Rusia atau setara Rp 800 ribu.

Amerika Serikat (Rp. 534 Juta/Tahun)


Teman anehtapinyata.net sebagai negara adi daya dan modern membuat Amerika Serikat menjadi salah satu tujuan pengemis untuk mencari ladang penghasilan. Dan uniknya, banyak dari warga Amerika Serikat sendiri ikut terjun menjadi pengemis. Semakin tingginya biaya hidup dan sempitnya lapangan pekerjaan mungkin yang menjadi penyebabnya. Dan penghasilan sebagai pengemis sangatlah menggiurkan, bayangkan saja pertahunnya saja penghasilan sepasang pengemis suami istri bisa mencapai Rp 534 juta.

Australia (Rp. 3-4 Juta/Malam)


Teman anehtapinyata.net dengan menjamurnya pengemis di wilayah Melbourne, Australia, sebuah lembaga riset melakukan penelitian terhadap profesi tersebut. Dan hasilnya cukup mencengangkan, dari 135 135 pengemis, ditemukan 9 diantaranya merupakan pengemis kategori “profesional”. Profesi tersebut sengaja digeluti karena tergiur dengan besarnya pendapatan yang mereka terima. Dalam semalam saja penghasilan dari para pengemis ini bisa mencapai Rp. 3 - 4 Juta. Dan mengejutkannya lagi mereka juga telah mempunyai tempat tinggal permanen untuk mendukung aksinya. Mereka banyak mencari sasaran kepada perempuan dan wisatawan yang ada di keramaian.

Dubai (Lebih Dari Rp. 98 Juta/Bulan)


Teman anehtapinyata.net negara Dubai bisa dikatakan sebagai magnet bagi kaum pengemis di Timur Tengah. Selain kehidupan mewah masyarakatnya yang sangat kaya raya, orang-orang di sana juga sangat dermawan dalam memberikan uang kepada pengemis. Beranjak dari hal tersebut tak hayal Dubai menjadi langganan kunjungan bagi pengemis untuk mencari penghasilan. Saking banyaknya dan dianggap mengganggu ketenangan, pemerintah setempat sampai mengeluarkan sayembara berhadiah bagi orang yang melaporkan keberadaan pengemis tersebut. Di duga juga pengemis di Dubai merupakan pengemis profesional karena dalam menjalankan aksinya sudah menggunakan alat EDC. Diperkirakan para pengemis di Dubai ini perbulannya sanggup menghasilkan uang lebih dari $73.500 atau setara Rp 98 juta.

Inggris (Rp. 110 Juta/Perbulan)


Teman anehtapinyata.net berikutnya adalah negara Inggris yang juga menjadi tempat manis untuk para pengemis. Kebanyakan dari pengemis di Inggris berasal dari para imigran gelap yang tergiur dengan penghasilan menggiurkan profesi pengemis. Meski sempat dilarang dan ditangkap karena kedapatan sedang mengemis tidak membuat mereka kapok. Rata-rata pendapatan dari para pengemis ini adalah sekitar 6000 poundsterling atau sekitar Rp 110 juta per bulan. Mirisnya, hal tersebut juga membuat warga Inggris sendiri tergoda untuk menjalani pekerjaan tersebut.


Teman anehtapinyata.net profesi sebagai pengemis kendatipun menggiurkan karena penghasilannya yang cukup besar, hendaknya sebisa mungkin untuk dihindari karena merupakan profesi terlarang dan mengganggu ketertiban umum. Terlebih jika masih dalam usia produktif bekerja, meski kebutuhan hidup semakin tinggi, jangan pernah pasrah dengan keadaan, berdoa, usaha, dan kerja keras adalah kuncinya agar dapat pekerjaan yang halal dan layak.