Tuesday, August 28, 2018

Inilah Lima Bukti Kuat Aktivitas Time Traveler Ada di Dunia

Time Traveler dapat diartikan sebagai penjelajah waktu. Lebih spesifiknya, yaitu orang yang melakukan penjelajahan waktu dengan memakai alat khusus yang biasa disebut mesin waktu (time machine). Ada sebagian orang percaya bahwa penjelajah waktu dari masa depan itu benar-benar ada. Pasalnya, ada beberapa bukti yang meyakinkah bahwa memang ada aktivitas penjelajahan waktu seperti itu. Namun sayangnya, bukti-bukti otentik belum bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Dalam arti, belum bisa dibuktikan secara logika atau akal sehat manusia normal. Sementara itu, sebagian orang lainnya memilih tidak mempercayainya. Meskipun sudah disodorkan bukti-bukti kuat, tetapi mereka menganggap semua itu hanya buatan tangan manusia saja yang bisa diedit atau direkayasa. Mereka lebih percaya dengan logika ataupun penalaran akal manusia normal pada umumnya.

Berikut akan diinformasikan beberapa bukti kuat bahwa aktivitas Time Traveler itu memang ada. Manusia dari masa depan yang menjelajah waktu kembali ke masa lampau dengan tujuan tertentu. Mereka ada yang tertangka, terkena jepretan kamera, hingga meninggalkan benda-benda atau barang bawaannya dari masa depan. Untuk lebih jelasnya, silakan membaca tulisan di bawah ini.

Penjelajah waktu John Titor


Informasi menyebutkan bahwa ada seorang pria bernama John Titor yang mengaku berasal dari tahun 2036. Dia menjelajah waktu ke masa lampau, tepatnya di tahun 1975. Belum diketahui tujuan Titor apa, tetapi dia mencari personal computer (PC) IBM 5100 yang sudah diproduksi pada tahun tersebut. Menurut Titor, komputer tersebut mempunyai bahasa UNIX yang dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki time error di tahun 2036. Dengan kata lain, mesin waktu yang dimiliki Titor bermasalah, sehingga harus diperbaiki. Jika tak dapat diperbaiki, dia tidak bisa kembali lagi ke tahun 2036. Titor melanjutkan, mesin waktu yang dibawanya tersebut mampu membawanya maksimal 60 tahun ke masa lampau dengan kecepatan 10 tahun per jam. Tidak sedikit orang menganggap John Titor hanya pembual besar saja yang ingin mencari sensasi. Namun, sebagian lainnya mempercayainya karena Titor juga mengatakan atau meramal beberapa peristiea besar yang akan terjadi di masa depan. Misalnya, peristiwa 11 September 2001 yang meruntuhkan menara kembar WTC di Amerika Serikat, bencana besar tsunami di Aceh yang menelan korban ratusan ribu orang. Ada juga ramalan Titor yang hingga sekarang belum terjadi, yaitu meletus Perang Dunia ke-3.

Pria aneh dari negara tak dikenal


Satu lagi bukti kuat adanya Time Traveler dari masa depan. Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan pada tahun 1954 seorang pria yang namanya dirahasiakan ditahan oleh petugas keamanan bandara Internasional Tokyo. Pasalnya, sang pria menunjukkan kartu paspor yang aneh karena bentuk maupun tulisannya tidak dikenal pada masa itu. Namun yang lebih aneh lagi, yaitu negara asal pria tersebut bernama Taured. Nama negara yang hingga sekarang belum ada sama sekali. Sang pria misterius menunjuk wilayah Andorra saat disuruh menunjukkan letak negara Taured. Petugas lalu menggeledah tas yang dibawanya dan menemukan beberpa lembar uang Eropa yang sah, serta satu mata uang negara Taured. Tak ketinggalan beberapa buah cek dari bank yang tidak pernah dikenal sebelumnya. Akhirnya, petugas menahan pria tersebut untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Namun keesokan harinya, sang pria aneh tersebut sudah hilang secara misterius dan tidak diketahui keberadaannya. Berita itu pun menyebar luas dan tidak sedikit yang menganggap pria tersebut adalah penjelajah waktu dari masa depan. 

Penjelajah waktu yang menggemparkan Wall Street


Pada tahun 2003 Wall Street dilanda kegemparan karena seorang pialang yang diketahui bernama Andrew Carlssin ditangkap oleh pihak berwenang dengan tuduhan insider trading. Pasalnya, Andrew hanya bermodal USD 800 berhasil mendapatkan keuntungan lebih dari USD 350 juta, hanya dalam waktu sekitar 2 minggu saja. Sudah pasti apa yang dilakukan dan didapatkan Andrew mengundang kecurigaan hingga dilakukan penangkapan pada dirinya. Saat diinterogasi, Andrew mengaku sebagai seorang Time Traveler yang berasal dari masa depan, yaitu di tahun 2256. Pria tersebut menjelajah waktu ke tahun 2003 dengan mesin waktu bertujuan untuk mendapatkan uang banyak. Pihak kepolisian tentu tak langsung mempercayainya. Namun sayangnya, Andrew keburu menghilang tanpa jejak setelah ditebus oleh seseorang yang juga sama-sama misteriusnya. Padahal, kepolisian belum bisa memecahkan kasusnya hingga sekarang.

Penjelajah waktu anak-anak


Ternyata, ada  juga Time Traveler berusia anak-anak. Seperti pengakuan Andrew D. Basiago. Dia mengaku pernah beberapa kali menjelajahi waktu kembali ke masa lapau. Andrew melakukannya sewaktu dia berumur 7 tahun di tahun 1968 – 1972 dia melakukan penjelajahan waktu tersebut. Menurutnya, dia bergabung dan lebih tepatnya menjadi ‘kelinci percobaan’ dari Defense Advanced Research Projects Agensi (DARPA), yaitu bagian dari lembaga pertahanan Amerika Serikat yang mempelajari seluk-beluk penjelajahan waktu menggunakan mesin waktu. Andrew bergabung dengan proyek bernama Pegasus yang tujuannya mempelajari efek time travel dan teleportasi pada usia anak-anak. Proyek tersebut juga mau mengumpulkan informasi penting berkaitan dengan pertahanan dan keamanan Amerika Serikat sebagai pertimbangan sang presiden menentukan arah kebijakannya. Salah satu bukti Andrew pernah melakukan perjalanan waktu, yaitu sebuah foto berlokasi di Gettysburg pada tahun 1863. Di dalam fotonya, terlihat anak kecil berdiri di antara kerumunan banyak orang yang secara tidak sengaja dipotret oleh seseorang pada zaman tersebut. Anak kecil tersebut diklaim sebagai Andrew yang sedang menjelajah waktu seperti yang dikatakannya.

Jam tangan modern berusia ratusan tahun


Satu lagi bukti yang menyatakan aktivitas Time Traveler di dunia benar-benar ada. Sekelompok arkeolog menggali kuburan peninggalan Dinasti Ming di daerah Shangsi, Cina Selatan. Salah satu benda atau barang yang ditemukan, yaitu sebuah cincin dari logam. Pada awalnya, benda tersebut dianggap sebagai perhiasan biasa. Namun setelah dibersihkan dari kotoran dan tanah, ternyata perhiasan itu merupakan sebuah jam tangan berukuran kecil. Jarum pada jam tersebut menunjukkan pukul 10.06. Hal yang paling mengejutkan adalah  ada ukiran kata Swiss di balik jamnya. Sulit dipercaya karena Dinasti Ming berkuasa sekitar tahun 1368 – 1644 yang dipastikan belum ditemukan jam tangan analog. Apalagi jam tangan Swiss yang dipastikan belum bisa dibuat pada zaman tersebut. Penemuan jam tangan Swiss ini masih tersimpan dan belum bisa dipecahkan misterinya. Tidak sedikit orang percaya penemuan tersebut sebagai bukti kuat adanya penjelajah waktu dari masa depan yang dengan sengaja atau tidak sudah meninggalkan benda atau barang pribadinya saat balik di masa lampau.

Itulah beberapa bukti kuat perihal aktivitas Time Traveler yang bisa diinformasikan di sini. Silakan Anda menanggapi dan berkomentar seperti pendapat masing-masing. Namun jika memang ada, berarti teknologi mesin waktu di masa depan benar-benar ada. Jika memang ada, tentu bisa dimanfaatkan seluasnya untuk kepentingan umat manusia di dunia. Semoga informasinya bermanfaat dan menambah wawasan Anda sekalian.