Lima Kisah Nyata Mati Suri yang Menakutkan Sekaligus Mengharukan

Kisah nyata mati suri menjadi informasi yang menarik untuk Anda simak. Namun sebelumnya, apakah Anda sudah mengetahui apa itu mati suri? Mati suri dapat diartikan kondisi tubuh seorang manusia yang secara medis sudah dinyatakan mati atau meninggal dunia. Hal itu bisa diketahui dari denyut jantungnya yang sudah tidak ada alias nyawa atau rohnya sudah tidak ada. Namun setelah beberapa saat mati, denyut jantungnya kembali ada dan tubuhnya hidup kembali. Ada beberapa peristiwa mati suri yang terjadi di Indonesia. Mereka yang mengalaminya tersebut tentu merasakan saat sudah dinyatakan meninggal dunia, tetapi ternyata hidup lagi.

Cerita atau kisah yang dituturkan oleh orang-orang sudah pernah mengalami mati suri itulah yang menarik. Cerita yang seperti menjawab pertanyaan, apakah sesudah kematian ada kehidupan lain atau tidak ada. Ternyata, mereka yang pernah mati suri dapat bercerita banyak. Mulai dari bertemu malaikat pencabut nyawa, melihat orang-orang disiksa kubur, bertemu dengan anggota keluarganya yang sudah duluan mati, dan lain sebagainya. Berikut diinformasikan beberapa kisah nyata mati suri yang benar-benar ada di Indonesia. Untuk lebih jelasnya, silakan membaca uraian di bawah ini.

Mati suri melihat siksa kubur


Ella Az-Zahra Aslina atau biasa dipanggil Aslina merupakan salah satu orang yang pernah mengalami mati suri. Kejadiannya pada tanggal 24 Agustus 2006 dimana Aslina masih berkuliah di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) di Bengkalis, Riau. Wanita ini menderita sakit parah dan dibawa ke rumah sakit. Oleh  pihak dokter yang menanganinya, Aslina dinyatakan meninggal dunia. Tubuhnya sudah dibersihkan dan dimasukkan ke kamar jenazah untuk segera dibawa pulang. Namun selang beberapa jam kemudian, Aslina hidup lagi yang membuat geger seisi rumah sakit pada saat itu. Mereka ketakutan melihat orang mati hidup kembali. Setelah dipastikan masih hidup dan bernapas, keluarganya sangat bersyukur karena Aslina masih diberikan kesempatan hidup di dunia oleh Tuhan.

Sesampainya di rumah, Aslina bercerita panjang lebar atas kejadian mati suri yang dialaminya. Dia mengatakan tubuhnya ditarik oleh seseorang yang dipercaya malaikat pencabut nyawa. Lalu, Aslina diajak berjalan dan diperlihatkan beberapa orang yang disiksa. Siksaannya sangat mengerikan, yaitu dihujamkan besi tajam dari kepala hingga tembus pantatnya. Aslina juga melihat kembarannya sedang tersenyum yang dipercaya sebagai jelmaan amal kebaikannya. Setelah itu, dia diajak melewati lorong dengan cahanaya sangat menyilaukan, hingga akhirnya hidup kembali.

Mati suri melihat akan disiksa mengerikan


Mati suri juga dialami oleh Agus yang saat kejadian masih duduk di bangku SMP kelas 2. Diketahui pemuda berkulit hitam legam tersebut sudah meninggal dunia karena tidak ditemui tanda-tanda kehidupannya, seperti denyut nadi dan pernapasan. Agus meninggal dunia sekitar 10 jam, sebelum akhirnya membuka kedua matanya dan hidup kembali. Sontak, orang-orang di sekelilingnya terkejut dan ketakutan. Beruntung Agus belum keburu dikuburkan, sehingga nyawanya benar-benar masih tertolong.

Setelah hidup lagi, tentu saja Agus mengungkapkan kisah nyata mati suri yang baru saja dialaminya. Pada saat meninggal, dia mengaku berada di sebuah ruangan yang dipenuhi oleh orang-orang berwajah menyeramkan. Agus lalu lari dari ruangan tersebut dan berada di sebuah ruangan dengan melihat seorang algojo yang siap menyiksanya. Lalu, Agus berlari lagi dan melewati sebuah tempat yang dipenuhi ular kobra raksasa. Setelah itu, Agus mengaku kembali lagi ke ruangan yang ada algojonya tadi. Dia melihat dengan kepalanya sendiri banyak orang disiksa dengan dikuliti hidup-hidup. Agus tak tahan melihatnya dan akhirnya membuka mata sudah melihat keluarganya berkumpul di sekeliingnya yang dari tadi menungguinya karena dianggap sudah mati.

Mati suri melihat taman dengan kobaran api membara


Kisah nyata mati suri juga dialami oleh wanita bernama Wati. Dia mengalami mati suri pada tahun 2000 silam. Wati merupakan seorang karaywan swasta. Saat bekerja, dia merasakan sakit kepala yang luar biasa, lalu ambruk tak sadarkan diri. Selanjutnya, Wati dilarikan ke rumah sakit untuk diobati. Menurut diagnosa dokter, dia mengalami kebocoran jantunf dan otak. Mau tidak mau, wanita tersebut harus dioperasi agar nyawanya tertolong. Pada saat operasi berlangsung, Wati mengalami pendarahan hebat yang akhirnya dokter menyatakan dia meninggal dunia.

Pada saat dinyatakan mati itulah, Wati mengaku berada di sebuah taman yang sangat luas dan indah. Berangsur-angsur, taman tersebut terbakar oleh kobaran api besar dan berubah menjadi pemandangan yang sangat mengerikan. Di tengah-tengahnya banyak orang sedang disiksa dan dibakar hidup-hidup yang membuat Wati berlari dan menjauh dari tempat tersebut. Tiba-tiba dia mendengar sayup-sayup suara ibunya yang sudah meninggal dunia. Lalu, Wati mencari sumber suaranya dan seketika itu juga dia sudah sadar dari mati surinya.

Hidup kembali saat jasad dimandikan


Seorang pemuda bernama Gunawan mengalami sakit-sakitan terus-menerus hingga tubuhnya tak kuat untuk melakukan aktivitas fisik berat. Suatu hari Gunawan merasa tubuhnya sangat hebat dan dapat bermain dengan teman-temannya sekampung. Namun, Gunawan melihat kakak dan teman-temannya terlihat berwajah pusat dan seperti orang mati. Selain itu, dia berjalan ke arah lokasi yang aneh dan tidak dikenal. Teman-temannya tersebut terus mengajak Gunawan berjalan semakin jauh ke lokasi yang belum pernah dikunjunginya itu, tetapi ditolaknya.

Akhirnya, Gunawan memutuskan untuk kembali ke rumahnya. Dia malahan melihat tubuhnya sendiri terbujur kaku sedang dimandikan oleh beberapa orang. Dia juga melihat semua keluarganya, tetangganya, serta teman-teman sekampung yang tadi mengajak bermain ada di rumahnya. Seketika itu juga Gunawan sadar dan segera bangun dari pembaringan tempat tubuhnya dimandikan. Sontak, kejadian tersebut membuat takut dan geger seluruh kampung. Pasalnya, mereka melihat orang mati bisa hidup kembali. Ternyata, Gunawan sudah meninggal dunia sekitar 12 jam, sebelum akhirnya hidup kembali. Keluarganya bersyukur dan sangat senang Gunawan tidak jadi meninggal dunia.

Mati suri melihat ibunya yang sudah mati disiksa


Seorang wanita warga Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur diketahui sakit parah selama tujuh hari. Pada hari ketujuh sang wanita dinyatakan meninggal dunia. Namun, dia hidup kembali alias mengalami mati suri. Dia bercerita bahwa merasakan rohnya dicabut dari tubuhnya  dan rasanya sangat menyakitkan. Setelah itu, dia bertemu dengan sesosok orang berjubah putih panjang yang mengajaknya berjalan. Di sebuah tempat dia melihat seorang wanita sedang disiksa hebat dan meraung-raung minta tolong. Tubuh wanita itu digantung menggunakan rantai, lalu dimasukkan ke dalam lahar panas mendidih yang penuh dengan darah dan nanah. Ternyata, wanita yang disiksa itu adalah ibunya sendiri yang sudah meninggal dunia. Dia disiksa seperti itu karena pernah aborsi saat masih remaja dulu. Saat wanita yang mati suri mau mendekati ibunya, tiba-tiba dia ditarik kembali ke dunia nyata. Dia hidup kembali.

Itulah beberapa kisah nyata mati suri yang pernah terjadi di Indonesia. Semoga kisahnya menjadi bahan instrospeksi kita semua.