Friday, September 14, 2018

Sekte Aliran Sesat di Dunia yang Mempunyai Ritual Pengorbanan Hingga Bunuh Diri Massal

Apakah Anda sudah mengetahui perihal sekte aliran sesat? Lalu, apakah ada di dunia ini? Jika ingin mengetahui kedua jawaban dari pertanyaan tersebut, sudah benar Anda membaca tulisan ini. Di sini akan coba mengulasnya yang semoga bermanfaat dan menambah wawasan Anda sekalian. Sekte dapat diartikan kelompok aliran kepercayaan tertentu yang di luar dari agama atau kepercayaan atau agama yang mayoritas dianut oleh penduduk dunia. Para pendirinya mempunyai kepercayaan sendiri mengenai alasan kenapa mereka hidup di dunia ini dan tujuannya apa. 

Mereka meyakini ada kekuatan besar di luar jangkauan manusia yang mampu mengatur segala kehidupan sejak lahir hingga nanti mati. Keyakinan dan kepercayaan tersebut ditularkan kepada orang lain agar mau mengikutinya. Namun demikian, tidak semua sekte mengajak pengikunya ke jalan yang benar dan bisa hidup damai. Ada juga sekte aliran sesat yang mengajak pengikutnya berbuat aneh, melanggar hukum, hingga disuruh bunuh diri. Jika masih belum percaya sekte-sekte seperti itu ada di dunia, silakan membaca terlebih dulu uraian di bawah ini.

Sekte People’s Temple, Amerika Serikat


Sebuah sekte didirikan oleh Jim Jones asal California, Amerika Serikat, bernama People’s Temple di tahun 1955. Pada awalnya, sekte ini didirikan untuk membantu para gelandangan dan pengangguran yang saat itu merebak di California. Jim menyediakan rumah singgah sekedar tempat berteduh dan tidur di malam hari. Pada perkembangannya, Jim mulai mendoktrin orang-orang yang bergebung dengan sektenya lebih ekstrem. Dia yakin bahwa semua pengikut sekte ini nantinya akan mati dan berpindah ke planet lain untuk menjalani kehidupan lebih baik hati. Selain itu, beberapa ritual aneh mulai dilakukannya. 

Bagi orang awam, apa yang diyakini dan dilakukan Jim tidak masuk akal. Dikarenakan kebanyakan yang bergabung di People’s Temple merupakan orang-orang yang sudah putus harapan, maka mudah saja untuk percaya. Hingga puncaknya di tanggal 18 November 1978, sekte People’s Temple menghebohkan dunia. Seluruh pengikutnya melakukan percobaan bunuh diri dengan menenggak jus anggur yang sudah dicampur Sianida. Alhasil, sebanyak 918 pengikut sekte aliran sesat ini tewas di tempat, dimana 276 di antaranya masih berusia anak-anak. Aparat keamanan setempat segera merespon cepat dengan menangkap dan membubarkan sektenya hingga ke akar-akarnya.

Sekte Santa Muerte, Meksiko


Sebuah sekte aliran sesat yang mempunyai ritual sadis didirikan di negara Mesiko. Sekte yang bernama Santa Muerte ini pada tahun 2012 oleh pengikutnya melakukan pembunuhan sadis. Pasalnya, korbannya dijadikan tumbal bagi Tuhan atau Dewa yang disembahnya. Setelah kejadian tersebut, polisi setempat menangkap dan menahan 8 orang yang diduga kuat terlibat aksi pembunuhannya. Mereka semua diketahui pengikut taat sekte Santa Muerte. 

Ternyata, sejak tahun 2009 hingga 2012 sudah ada tiga korban pembunuhan yang dilakukan oleh para pengikut sekte ini. Menurut keterangan dari pelaku pembunuhan sekaligus anggota sektenya, korban terlebih dulu diculik. Lalu, sang korban disayat pergelangan tangannya hingga darah mengucur. Darah yang keluar ditampung di mangkuk untuk selanjutnya dipersembahkan. Sementara korbannya, dia akan kehabisan darah dan akhirnya meninggal dunia. Polisi menetapkan sekte ini sesat dan sudah membubarkannya. Namun demikian, tidak menutup kemungkinan masih ada anggota sektenya berkeliaran di luar sana dan mempraktikkan ritual sadisnya tersebut.

Sekte Heaven’s Gate, Amerika Serikat


Ada satu lagi sekte aliran sesat yang lahir di Amerika Serikat. Nama sektenya adalah Heaven’s Gate atau gerbang surga. Para pengikut sekte ini begitu yakin bahwa kehidupan manusia yang ada di dunia sekarang berasal dari makhluk luar angkasa. Mereka diutus oleh Kingdom of Heaven atau kerajaan surga yang ada di langit untuk turun ke bumi. Setelah manusia meninggal dunia, mereka akan dibawa kembali ke surga melalui piring terbang dari alien. 

Dari kepercayaannya memang terkesan aneh dan nyeleneh. Namun, tidak sedikit orang yang percaya dan mau bergabung menjadi anggota sekte tersebut. Puncak kehebohannya terjadi pada tanggal 23 Maret 1997. Dimana puluhan anggota sektenya melakukan ritual bunuh diri massal dengan memakan agar-agar yang sudah dicampur racun. Sedikitnya 40 orang tewas dalam kejadian tersebut. Beruntung mereka yang masih bisa diselamatkan karena cepat dibawa ke rumah sakit. Setelah peristiwa tersebut, pemerintah dan aparat keamanan membubarkan sektenya sekaligus melarang aktivitasnya hingga sekarang.

Sekte Penyembah Setan, Kuwait


Sebuah sekte aliran sesat juga terlahir di Kuwait. Sekte penyebah setan yang banyak diikuti remaja atau anak muda di sana. Karakter kawula muda yang hanya sekedar ikut-ikutan dan mengikuti trend saja dimanfaatkan sekte ini untuk merekrut mereka sebanyak-banyaknya. Biasanya, mereka yang ingin menjadi anggotanya harus melakukan ritual khusus. Ritual yang terlihat aneh karena bertujuan menyembah setan sebagai pujaannya. Setelah diterima menjadi anggota sektenya, Misalnya, memakai simbol angka 666 di kepalanya, menggunakan anting, dan yang lainnya. 

Mereka juga melakukan ritual menari di atas kuburan pada siang hari sebagai ibadah yang harus dilakukan sebagai bentuk kesetiaan kepada setan yang disembahnya. Namun yang paling menyedihkan, yaitu beberapa anak muda yang menjadi anggota sekte ini melakukan bunuh diri hanya karena suruan dari pemimpinnya. Mereka mau saja melakukannya dengan iming-iming setelah mati akan menuju kerajaan surga yang sangat indah. Padahal itu semua cuma bohong.

Sekte Aum Shinrikyo, Jepang


Sekte spiritual yang satu ini berdiri di Jepang sekitar tahun 1980-an. Pendiri sekaligus ketua sektenya bernama Shoko Asahara. Sekte ini menggabungkan ajaran Budha dan Hindu. Namun dalam perkembangannya, para anggotanya didoktrin untuk takut berlebihan terhadap hari kiamat. Hari dimana semua manusia akan mati dan mempertanggungjawabkan semua perbuatannya selama hidup di dunia. Obsesi yang kuat akan ajarannya membuat para pengikut Aum Shinrikyo menjadi seperti pasukan berani mati sekaligus teroris. Seperti yang terjadi pada tangggal 20 Maret 1995. Anggota sektenya melakukan tindak terorisme dengan menyempotkan gas sarindi stasiun kereta Kasumegisaki, Tokyo. Gas sarin merupakan gas biologis yang menyerang saraf. Bisa dijadikan senjata biologis mematikan, apalagi jika gasnya dilepaskan di kerumunan orang.

Pada saat terjadi peristiwa mengerikan di stasiun kereta tersebut, ribuan orang menghirup gas sarin, sementara para pelakunya berhasil melarikan diri. Setelah kejadian, 12 orang dinyatakan meninggal dunia dan sekitar 5000 orang dirawat di rumah sakit. Pasca kejadian itu, polisi menangkap seluruh anggota sekte Aum Shinrikyo termasuk Asahara selaku ketuanya. Sekte itu pun dibubarkan dan dilarang hidup kembali.

Ternyata, ada sekte aliran sesat yang pernah ada di dunia. Sekte-sekte seperti yang ditulis di atas memang sudah dibubarkan. Namun demikian, bukan tidak mungkin bermunculan sekte-sekte lain yang sama saja atau bahkan lebih berbahaya. Sekte tersebut beroperasi di bawah tanah dan terselubung, sehingga tidak terendus aktivitasnya. Sekte seperti itulah yang harus diwaspadai agar peristiwa mengerikan di masa lampau tidak terulang lagi di masa depan.