Wednesday, October 3, 2018

Pemimpin Terkejam Sepanjang Masa yang Haus Darah dan Kekuasan

Jika ada sosok pemimpin terkejam sepanjang masa, sudah pasti hanya merugikan dan menyengsarakan rakyatnya saja. Sementara itu, orang-orang yang ada di bawah kekuasaannya tidak bisa berbuat apa-apa selain hanya bisa pasrah. Tidak sedikit mereka yang meninggal atau tewas secara sia-sia meskipun hanya untuk memenuhi ambisi dan obsesi pemimpinnya yang kejam tersebut. Ternyata, model pemimpin kejam seperti itu memang benar-benar pernah ada di dunia. Bukan hanya di satu negara atau bangsa saja, tetapi di berbagai belahan dunia. Mereka bisa menunjukkan eksistensinya semacam itu hingga membunuh banyak rakyatnya sendiri karena ada tujuan tertentu.

Korban meninggal akibat kekejamannya bukan hanya dari penduduk negara lain saja, tetapi rakyatnya sendiri yang hidup dan bertempat tinggal di wilayah kekuasaan pemimpin yang bersangkutan. Lalu, siapa dan dimana saja pemimpin terkejam sepanjang masa yang pernah ada di dunia? Berikut informasi selengkapnya.

Attila The Hun


Dia adalah raja dari Kerajaan Hunnic dari tahun 434 hingga tahun 453. Attila dikenal pada masa itu sebagai pemimpin yang kejam dan haus darah. Sebagai contoh, serangan yang dilakukan Attila terhadap Roma yang begitu besar, hingga membuat korban begitu banyak berjatuhan. Bukan hanya di pihak Roma saja, tetapi juga pasukannya sendiri. Serangan tersebut dijuluki sebagai Scourge of God atau Bencana dari Tuhan. Saat berkuasa, Attila berhasil mengekspansi atau menjajak banyak wilayah di daratan Eropa. Kerajaannya menguasai wilayah yang terbentang dari Eropa Tengah sampai Laut Hitam, mulai dari sungai Danube sampai laut Baltic. Penjajahan yang dilakukannya dari Prancis sampai Italia diperkirakan telah merenggut puluhan ribu nyawa manusia.

Pol Pot


Dia adalah perdana menteri Kamboja pada tahun 1976 – 1979. Pria yang satu ini juga menjadi pemimpin organisasi komunis bernama Khmer Rouge. Organisasi ini menentang secara terang-terangan pemerintahan Kamboja yang berpaham demokratis di era tahun 1960-an. Organisasi yang dipimpin Pol Pot didukung oleh negara komunis Cina yang saat itu memang mendominasi di wilayah Asia. Selanjutnya di tahun 1970, Pol Pot bersama pasukannya yang bernama Khmer Merah melancarkan pemberontakan pertama kali kepada pemerintah Kamboja. Pemberontakan yang memakan korban perang begitu banyak, terutama dari penduduk sipil. Pasukan Khmer Merah terkenal sangat kejam. Mereka tidak segan-segan membunuh siapa saja yang berani melawan. Bahkan, hanya diduga antek pemerintah saja, langsung bisa didatangi dan dihabisi seketika. Pol Pot berhasil menggulingkan pemerintahan Kamboja pada tahun 1975. Pol Pot mengambil alih kekuasaan dan menjadi Perdana Menteri yang kekuasaannya totaliter. Tanpa ragu-ragu dia menjalankan sistem pemerintahan komunisnya tanpa belas kasihan. Penduduk kota digiring ke daerah pedesaan untuk melakukan kerja paksa di sawah dan ladang. Kesalahan sedikit saja bisa berakibat nyawa menghilang. Diperkirakan sekitar 2 juta nyawa rakyat Kamboja melayang saat Pol Pot berkuasa.

Vlad III


Vlad III juga populer dengan sebutan Vlad The Impaler. Dia merupakan seorang pangeran dari Wallacia. Saat berkuasa, pemimpin terkejam sepanjang masa ini sangat menyukai kekejaman dalam menghukum orang yang bersalah. Hukuman yang diberikan begitu aneh, sadis, dan kejam. Bukan hanya hukuman mati, seperti digantung, dipancung, atau ditusuk saja. Namun, Vlad menerapkan metode hukuman yang lebih terlihat kejam. Misalnya, tubuh seseorang yang diikat dengan kuda. Lalu, kuda tersebut akan menarik tubuh orang itu ke arah kayu besar dan runcing. Sudah pasti tubuhnya akan tertembus kayu hingga tewas. Contoh lainnya, yaitu metode hukuman mati pelan-pelan dengan menusuk bagian pantat seseorang dengan kayu runcing. Lalu, kayu tersebut diberdirikan yang otomatis membuat tubuhnya makin tertancap secara pelan-pelan hingga menembus kerongkongan atau mulutnya. Kita bisa membayangkan sendiri bagaimana rasa sakit dari hukuman mati tersebut.Vlad tidak mau memikirkan rasa sakitnya, yang penting dia merasa puas melihat para musuhnya merasakan sakit hingga meregang nyawa saat dihukum dengan metode tersebut.

Adolf Hitler


Nama Adolf Hitler juga termasuk dalam daftar pemimpin terkejam sepanjang masa yang pernah ada di dunia. Namanya hingga sekarang masih dikenal sekaligus dikenang sebagai seorang penguasa negara besar yang kejam. Hitler memang tidak melakukannya sendirian. Dia mempunyai banyak bawahan, jenderal, dan pasukan yang sangat loyal patuh terhadap dirinya. Mereka itulah yang melakukan penculikan, penyiksaan, pembunuhan, bahkan pembantaian terhadap ribuan hingga jutaan orang tidak berdosa dari berbagai negara.

Diketahui bahwa Hitler merupakan politisi asal Jerman yang mempunyai tujuan ingin menjadikan negara dan ras orang Jerman unggul serta mendominasi seluruh dunia. Maka dari itu, bangsa atau negara lain yang berbeda dengan orang atau cara pandangnya harus ditaklukkan dan menjadi bawahannya. Hitler juga mendirikan partai Nazi yang akhirnya mampu menguasai pemerintahan Jerman sepenuhnya. Hitler menjabat sebagai kanselir atau penguasa di Jerman sejak tahun 1933 – 1945. Seorang diktator yang yang ditakuti oleh penguasa-penguasa dari negara lain. Perilaku sadis dan kejam yang dilakukan Hitler dan hingga sekarang masih selalu dikenang, yaitu pembantaian jutaan orang Yahudi dari berbagai negara yang dilakukan secara sistematis. Misalnya, dimasukkan ke dalam kamp kerja paksa, dijadikan kelinci percobaan para ilmuwan Nazi, ditawan serta disiksa dalam kamp-kamp milik Nazi Jerman.

Joseph Stalin


Tidak lengkap rasanya membicarakan perihal pemimpin terkejam sepanjang masa tanpa menyebut namanya. Bahkan Stalin bisa menempati urutan pertama dari daftar pemimpin dunia yang paling kejam dan sadis. Hal itu dikarenakan diperkirakan Stalin sudah berperan menghilangkan ribuan bahkan jutaan nyawa orang saat dia berkuasa di Rusia. Dia terpilih menjadi pemimpin Rusia karena juga dipilih langsung oleh pendiri negara komunis Rusia, Lenin yang cita-citanya diteruskan oleh Stalin. Pada mulanya, Lenin mempimpin revolusi Bolshevik yang sangat fenomenal tersebut dan berhasil menggulingkan kekaisaran Tsar yang sudah berkuasa sangat lama. Lenin mengganti sistem pemerintahannya menjadi komunisme, dimana kebersamaan sangatlah penting. Mereka menganggap Tuhan itu adalah produk manusia, sehingga tak perlu disembah. Mereka juga percaya tatanan kehidupan di dunia akan lebih baik jika tak ada lagi perbedaan status dan strata sosial alias semua sama. Hal itu bisa dimulai dari Rusia.

Stalin muda aktif dalam revolusi Bolshevik dan bisa dikatakan menjadi tangan kanan Lenin. Setelah Lenin meninggal, Stalin sebagai penggantinya meneruskan cita-citanya dengan caranya sendiri. Stalin menggulirkan rencana lima tahun dalam rangka pembangunan industri dan agrikultur. Dampak dari rencananya yang ambisius tersebut, banyak rakyatnya yang meninggal sia-sia. Ditambah pembunuhan berencana dan rahasia terhadap lawan-lawan politiknya. Tak ketinggalan ekspansi ke negara-negara kecil di sekitar Rusia untuk menambah luas wilayahnya. Pastinya juga memakan korban jiwa tidak sedikit.

Sekarang, Anda sudah mengetahui pemimpin terkejam sepanjang masa yang pernah ada di dunia. Semoga di kemudian hari tidak ada pemimpin-pemimpin negara atau bangsa seperti mereka. Sebagai gantinya, pemimpin yang bisa mengayomi dan menyejahterakan semua rakyatnya tanpa terkecuali. Itulah pemimpin yang didambakan banyak orang.


Sumber referensi : www.tahupedia.com