Misteri Luar Angkasa yang Belum Ditemukan Jawabannya

Misteri luar angkasa memang selalu menarik untuk dibahas pernak-pernik di dalamnya. Apalagi Anda sekalian yang sangat tinggi passion-nya di astronomi atau sejenisnya, meskipun tidak menggelutinya secara serius. Sifat dasar manusia yang selalu ingin tahu dan tak pernah puas memang yang melatarbelakangi berbagai project maupun misi pegi ke luar angkasa. Terutama oleh para negara maju di dunia, seperti Amerika Serikat dan Rusia (Uni Soviet). 

Dua negara yang seakan ingin bersaing untuk mendapatkan informasi sebanyak dan sedetail mungkin dari luar angkasa. Mereka berlomba-lomba pada era perang dingin ingin membuktikan yang paling hebat di berbagai bidang, tak terkecuali astronomi. Namun setelah perang dingin berakhir, Amerika Serikat yang lebih menonjol khususnya kegiatan eksplorasi ke luar angkasa. Ternyata, di luar angkasa banyak penemuan yang belum terpecahkan misterinya. Tiap misteri luar angkasa yang ditemukan hingga sekarang masih dicari jawabannya. Berikut beberapa di antaranya yang perlu Anda ketahui informasinya.

Arus listrik super besar

Arus listrik super besar

Para ilmuwan astronomi dikejutkan dengan penemuan arus listrik di pusat galaksi Bima Sakti. Kekuatan arus listrik tersebut sekitar 1018 amps atau setara dengan 1 triliun petir. Kita tidak bisa membayangkan kekuatan listrik yang dihasilkan oleh 1 triliun petir. Pastinya, manusia biasa tidak bisa mendekatinya karena akan terbakar. Ilmuwan memprediksi arus listrik super besar itu berasal dari lubang hitam (black hole) di pusat galaksi. Dimana medan listrik dari lubang hitam mampu menciptakan arus listrik yang sangat besar dengan bahan-bahan gas dan debu mencapai jarak lebih dari 150.000 tahun cahaya. Ilmuwan menemukan arus listrik tersebut juga berdasarkan penelitian dan pengamatan yang tidak detail karena belum mampu menciptakan teknologi lebih canggih. Jarak 150.000 tahun cahaya hanya bisa ditempuh dalam cerita atau film fiksi ilmiah saja, tetapi kenyataannya memang belum bisa. Siapa tahu di kemudian hari manusia mampu menciptakan teknologinya.

White hole atau lubang putih

White hole atau lubang putih

White hole juga merupakan misteri luar angkasa yang hingga sekarang belum terpecahkan. White hole merupakan kebalikan dari black hole atau lubang hitam. Menurut para para ilmuwan, keberadaan white hole ada di luar angkasa hanya lokasi tepatnya belum diketahui. Sementara itu, warna lubangnya yang putih sehingga cocok dengan penamaannya. Kebalikan dari black hole yang mampu menghisap apa saja di sekitarnya, maka lubang putih dapat memuntahkan atau mengeluarkan berbagai objek benda. Belum diketahui sepenuhnya benda-benda tersebut dikeluarkan dari mana asalnya dan kenapa bisa terjadi seperti itu. Ilmuwan belum meneliti dan menemukan jawabannya hingga setingkat itu. Namun demikian, penelitian untuk menemukan jawaban dari teka-teki lubang putih, lubang hitam, dan semua benda di luar angkasa yang aneh-aneh masih terus dilakukan. Seiring dengan keingintahuan manusia akan hak-hal yang belum pernah diketahuinya.

Black hole atau lubang hitam

Black hole atau lubang hitam

Black hole atau lubang hitam juga tidak kalah menariknya sebagai misteri luar angkasa yang belum terpecahkan. Objek luar angkasa yang satu ini bahkan lebih dulu diprediksi eksistensnya dibanding white hole. Orang atau ilmuwan yang pertama kali memprediksi keberadaannya, yaitu Albert Einstein. Dia mampu melakukannya dengan hitung-hitungan ilmu fisika dan matematika yang dikuasainya. Namun demikian, Einstein hanya bisa memprediksi saja dan belum dapat memastikan keberadaannya secara nyata dan langsung. Bahkan, ilmuwan astronomi selevel NASA juga belum mampu mengetahui seluk beluk black hole hingga saat ini. 

Lubang hitam diperkirakan berada di pusat galaksi dan bisa menyedot atau menghisap apa saja yang berad di dekatnya. Benda atau sesuatu yang terhisap black hole tidak akan bisa keluar. Akan tetapi, semua yang terhisap itu akan dibawa atau dikeluarkan kemana, belum diketahui secara pasti. Itulah yang masih menjadi misteri hingga sekarang. Bahkan, bermunculan teori-teori yang mengkaitkan keberadaan black hole dengan dimensi atau semesta lain yang dihuni oleh makhluk luar angkasa (alien). Selain itu, ada juga teori mengenai perjalanan waktu (time traveling) yang menggunakan fasilitas black hole. Semua itu hanya sebatas teori saja dan belum pernah ada pembuktian yang konkret dan diterima akal sehat.

Large Quasar Group

Large Quasar Group

Large Quasar Group atau disingkat LQG adalah quasar yang terbentuk dari lubang hitam raksasa. Diprediksi ada banyak Quasar di luar angka. Namun, quasar yang terbentuk dari black hole ini berukuran sangat besar, sangat kuat, sangat terang, dan sangat energik. Quasar tersebut hanya bisa dilihat oleh teleskop raksasa, seperti teleskop Hubble milik NASA. Hanya terlihat seperti titik berwarna terang seperti bintang, tetapi jaraknya sangat jauh. Ilmuwan memperkirakan jarak LQG sekitar 4 miliar tahun cahaya dari Bumi. Jarak yang mustahil dilalui oleh manusia dengan teknologi angkasa yang dimilikinya sekarang. Akan tetapi, bukan tidak mungkin bisa menempuh jarak seperti itu. Ilmuwan masih terus melakukan penelitian mengenai keberadaan LQG tersebut dan pengaruhnya bagi sistem tata surya kita. Namun sayangnya, kemampuan para ilmuwan tetap ada batasnya dan belum bisa dimaksimalkan hingga mampu memecahkan misterinya. Terutama ukuran quasarnya yang sangat besar dan tidak seperti quasar-quasar pada umumnya.

Penampakan UFO

Penampakan UFO

Unidentified Flying Object (UFO) atau bisa diartikan objek melayang/terbang yang tidak teridentifikasi sudah sejak lama menjadi polemik di tengah masyarakat. Tidak sedikit bukti yang diperlihatkan kepada khalayak umum dalam bentuk foto maupun video untuk memperkuat keberadaan UFO dan makhluk asing di bumi. Hal tersebut juga untuk menjawab pertanyaan dasar, apakah ada kehidupan lain di luar angkasa sana?

Misteri yang terkesan dibiarkan saja bergulir, dan banyak orang atau pihak berpendapat hingga mencetuskan teori-teorinya. Mulai dari teori yang berdasarkan pengetahuan ilmiah hingga yang asal-asalan dan gila-gilaan. Percuma membuat teori mengenai UFO jika tak berdasarkan bukti konkret dan terpercaya. Nah, salah satu bukti kuat yang mendukung bahwa UFO itu memang ada, yaitu pada tayangan video live pada 15 Januari 2015. Pada saat itu, NASA sedang melakukan live streaming dari luar angkasa dengan salah satu stasiun televisi di Amerika Serikat. Pembahasan mengenai International Space Station yang ada di luar angka. Tiba-tiba ada sosok UFO yang melintas dan muncul di video live-nya. Sudah pasti banyak orang menonton siarannya apalagi disiarkan secara langsung. Mengetahui hal tersebut, pihak NASA segeramemotong dan mematikan hubungan streamingnya. Lalu pertanyaannya, objek apa yang tiba-tiba melintas tersebut? Apakah itu UFO atau benda langit lainnya? Dua pertanyaan mengenai misteri luar angkasa yang hingga belum ada jawaban dan konfirmasi resmi dari pihak NASA.

Bagaimana isi tulisannya? Sangat menarik, bukan? Setelah membacanya, Anda mungkin bertambah penasaran mengenai beberapa hal atau objek di luar angkasa seperti ditulis di atas. Silakan saja penasaran dan mencari jawabannya sendiri karena cukup banyak teori maupun pendapat mengenai hal itu. Asalkan, Anda membacanya dari sumber referensi yang terpercaya.