Skip to main content

Objek-Objek Nyata Yang Dipercaya Memiliki Kekuatan Supernatural

Manusia selalu saja dibuat terpesona oleh sihir dan juga mitos-mitos yang ada. Terkadang manusia suka sekali percaya dengan hal-hal biasa yang diberkahi oleh kekuatan gaib yang bisa menyembuhkan orang sakit, mengutuk orang yang tidak benar atau mungkin membawa orang kembali dari kematian. Berikut ini adalah kisah-kisah yang penuh dengan cerita dari benda-benda yang dipercaya telah diberkahi oleh kekuatan gaib. 

Drake Drum
Credit trekearth.com
Sir Francis Drake adalah seorang penjelajah budak, bajak laut dan petualang. Dia meninggal karena disentri pada tahun 1596 di lepas pantai Panama dan jasadnya dimakamkan di laut lepas. Dan efeknya, ketika dikirim ke rumah masa kecilnya yang bertempat di Buckland Abbey, diantara barang-barangnya, ditemukan ada kulit ular kecil. Drum dianggap tidak memiliki arti khusus bagi Drake. Namun, dikatakan bahwa ketika Inggris sedang dalam bahaya, gendang berdetak secara sukarela sebagai tanda peringatan. Dan jika ada seseorang yang mengetuk drum tersebut untuk memanggilnya pulang, Francis Drake akan kembali dari kuburnya yang dipenuhi dengan air untuk melindungi negaranya.

Beberapa kali ada laporan tentang ketukan drum itu sendiri. Napoleon pasti sudah mendengar ketika dia dibawa menuju ke Pelabuhan terdekat. Ini akan menjadi awal dari Perang Dunia Pertama dan selama evaluasi Dunkirk. Dikatakan juga bahwa ketika Angkatan Laut Jerman menyerah pada tahun 1918, dia mendengar adanya ketukan Drum, padahal saat itu tidak ada satupun Drum diatas kapal. Dan upaya-upaya yang dilakukan untuk menghapus replika Drum dari Buckland Abbey telah ditentang dengan tajam, karena legenda itu juga mengatakan bahwa jika Drum dipindahkan dari biara, satu-satunya hal yang dapat dilakukan adalah Inggris yang akan jatuh. 

Kursi Busby’s Stoop

Kursi Busby’s Stoop
Credit anehdidunia.com
Thomas Busby adalah sosok pria yang tidak menyenangkan. Dia suka minum-minum dengan dosis yang sangat banyak dan terkadang berlaku kejam. Kemudian pada tahun 1702, Busby dihukum karena telah melakukan pembunuhan terhadap mertuanya dan seperti sudah menjadi kebiasaan, digantung dan dicoret di persimpangan jalan. Tubuhnya harus ditangguhkan dari tiang gantungan sampai membusuk.

Lalu didekat tangga ada sebuah penginapan di pinggir jalan. Dan dengan cepat dikenal sebagai Busby’s Stoop Inn. Asrama akan dihantui oleh hantu Busby. Dan secara khusus, Busby tampaknya merupakan sebuah pengecualian bagi siapapun yang duduk dikursi. Seorang Pilot Perang Dunia ke-II yang ditempatkan di dekatnya, mengira bahwa kursi itu tidak beruntung dan kemudian ada beberapa kecelakaan yang fatar terjadi pada tahun 1970-an kemungkinan disebabkan oleh orang-orang yang dengan berani duduk dikursi tersebut.

Kemudian pada tahun 1978, pemilik asrama yang peduli dengan keselamatan dan kenyamanan tamunya serta untuk menarik lebih banyak tamu, menyumbangkan kursi tersebut ke sebuah musem setempat dengan catatan tidak ada seorang pun yang boleh duduk disana. Meskipun ada tawaran gila dimana ada orang yang hendak membeli kursi itu dan orang yang mencari sensasi hendak duduk disana, museum menolak untuk menjualnya. Dan pada akhirnya kursi itu dipajang di museum dan tergantung dengan sempurna di dinding.

Cawan Nanteos
Cawan Nanteos bagi sebagian besar orang dianggap sebagai sebuah cawan suci. Berbentuk seperti cangkir kayu. Awalnya Cawan Nanteos ini disimpan di Strata Florida Abbey di Wales, Cawan tersebut saat ini dipajang secara permanen di Perpustakaan Nasional Wales. Banyak orang yang meyakini bahwa cawan itu memiliki kekuatan yang dapat menyembuhkan penyakit. Kondisi cangkir sendiri sudah buruk karena kebiasaan dipinjamkan kepada orang-orang yang sakit, lumpuh bahkan sekarat. Untuk meminjam Cawan Nanteos ini tidak dikenakan biaya sepeserpun, tetapi peminjam diharuskan untuk meninggalkan properti mereka yang paling berharga sebagai jaminan mereka tidak membawa kabur barang tersebut.
Credit infosepesial.net

Cawan Nanteos bagi sebagian besar orang dianggap sebagai sebuah cawan suci. Berbentuk seperti cangkir kayu. Awalnya Cawan Nanteos ini disimpan di Strata Florida Abbey di Wales, Cawan tersebut saat ini dipajang secara permanen di Perpustakaan Nasional Wales. Banyak orang yang meyakini bahwa cawan itu memiliki kekuatan yang dapat menyembuhkan penyakit. Kondisi cangkir sendiri sudah buruk karena kebiasaan dipinjamkan kepada orang-orang yang sakit, lumpuh bahkan sekarat. Untuk meminjam Cawan Nanteos ini tidak dikenakan biaya sepeserpun, tetapi peminjam diharuskan untuk meninggalkan properti mereka yang paling berharga sebagai jaminan mereka tidak membawa kabur barang tersebut.

Kemudian pada tahun 2014 lalu, Cawan  Nanteos ini sempat dicuri oleh orang tidak bertanggung jawab, namun tetap dikembalikan dengan aman melalui sumber tidak diketahui setahun setelah Cawan itu dicuri. Tidak diketahui pasti apakah para pencuri ini mengambil Cawan itu karena sifat gaibnya atau ada hal yang lainnya, polisi juga mungkin mempertimbangkan lagi untuk menyelidiki kasus ini, untuk mengungkap siapa saja orang yang baru-baru ini pulih secara ajaib.

Tangga Sang Penyihir
Credit didyouknowfacts.com
Di tahun 1911, terdapat seorang janda Antropologi yang terkenal karena menyumbangkan barang-barang yang ditemukannya di Loteng di Pitt Rivers Museum yang terletak di Oxford. Benda-benda itu diantaranya ada 4 sapu serta seutas talli. Panjang tali itu sekitar 1,5 m atau setara dengan 5 kaki dengan memiliki satu lingkaran disatu ujung. Terdapat bulu-bulu disepanjang tali tersebut. Benda tersebut merupakan satu-satunya contoh dari tangga sihir yang nyata. Tangga itu akan menjadi milik seorang wanita tua dan dengan demikian milik seorang penyihir dan akan digunakan untuk melarikan diri atau mencuri dari tetangganya. Tapi, sayangnya tidak jelas bagaimana benda tersebut bekerja dan bahkan jika masih ada spekulasi tentang tujuan skala, calon penyihir mungkin akan merasa sedikit lebih mudah jika akan pergi ke suatu tempat.

Crystal Of John Dee

Crystal Of John Dee
Credit allisonhurmant.com
John Dee merupakan seorang penasihat dari Ratu Elizabeth I dalam bidang astrologi dan sains. Dia juga seorang ahli matematika dan ingin menjadi seorang dokter kecil. John Dee juga berbicara dengan para malaikat. Konon, John Dee melakukan komunikasi dengan para malaikat melalui bantuan cermin khusus yang dia sebut sebagai Scrying cermin dan para malaikat aka menyukainya. Menurut pengakuan Dee, malaikat bernama Uriel yaitu malaikat agung keempat serta malaikat pertobatan memberikannya hadiah yaitu sebuah kristal ungu besar pada tahun 1582.

Kemudian Dee menggunakan kristal itu untuk memprediksi apa yang akan terjadi di masa depan. Kristal itu selanjutnya diserahkan kepada purtanya yang dipercayakan kepada dokternya, Nicholas Culpeper. Culpeper lalu mula menggunakan batu itu untuk keperluan praktik medisnya, dia mengklaim bahwa kristal itu dapat menyembuhkan pasiennya. Namun, Culpeper mulai berhenti menggunakan batu itu dalam praktik medisnya dikarenakan muncul roh iblis darinya. Kristal itu pada akhirnya dibeli oleh Wellcome Trust di tahun 1937 dan tetap dalam koleksi mereka. Dan tidak diketahui secara pasti apakah mereka menemukan manfaat serta kekuatan magis dari benda tersebut.

Safir Ungu Delhi

Safir Ungu Delhi
Credit dictio.id
Safir ungu Delhi merupakan salah satu objek misterius selanjutnya. Dikatakan misterius bukan hanya karena namanya saja tetapi karena itu adalah sebuah batu kecubung yang tidak berasal dari Delhi melainkan dari Kanpur. Batu itu kemudian disumbangkan kepada Museum Sejarah Alam yang terletak di London pada tahun 1944 oleh putri Edward Heron Allen dan dikemas dalam 7 kotak.

Ketika kotak batu terakhir dibuka, ada sebuah catatan didalamnya, catatan itu ditulis oleh Edward Heron Allen, dimana catatan itu ditujukan pada pembaca dan isinya adalah mengenai soal batu itu yang katanya sangat terkutuk dan dinajiskan oleh darah dan aib semua orang yang memiliki batu itu. dia mengklaim bahwa batu itu telah dijarah di Kuil Dewa Indra selama pengepungan Kanpur dan bahwa itu menyebabkan setidaknya tiga kematian serta kemalangan finansial bagi pemiliknya.

Allen mencoba untuk membuang batu itu, namun secara misterius batu itu kembali lagi padanya. Dan dari situlah dia merasa bahwa dia memiliki kewajiban ituk menyimpannya sampai mati. Dan dalam catatan itu diakhiri dengan sarannya untuk membuang batu itu ke laut. Kebenaran tentang batu itu yang katanya memiliki kutukan masih menjadi perdebatan. Tetapi sejak saat itu memang tidak ada siapapun yang memakai batu itu, meski batu itu masih berada di Museum Sejarah Alam.

Referensi
https://didyouknowfacts.com/5-objects-that-allegedly-have-supernatural-powers/