Pembunuh Berantai Mengerikan Dan Sadis Asal Indonesia

Tidak hanya luar negeri saja yang mempunyai pembunuh yang sadis dan mengerikan, Indonesia juga memilikinya. Mungkin kasus-kasus pembunuhan berantai di Indonesia tidak sebanyak seperti negara luar. Tetapi, sederet nama seperti Ahmad Suradji atau bahkan Rian Jombang pernah menjadi topik pembicaraan banyak media, bukan karena hal positif tapi sebaliknya. Mereka berdua menjadi terkenal karena kengeriannya dalam menghabisi nyawa korbannya tanpa belas kasihan. Mereka tidak hanya menghilangkan nyawa korbannya, tapi juga membuat tubuh mereka terbagi menjadi beberapa bagian alias di mutilasi.

Mendengar seseorang bisa dengan tega melakukan itu, tentu membuat masyarakat bergidik ngeri. Tidak terbayangkan bagaimana seseorang bisa dengan tega menghabisi nyawa manusa lain dan memutilasinya tanpa belas kasihan dan manusiawi. Selain, Rian dan Ahmad, masih ada beberapa nama lagi dengan kasus serupa. Berikut ulasannya.

Ahmad Suradji Alias Dukun AS
Ahmad adalah seorang pembunuh berantai yang diperkirakan sudah menghabisi 42 orang. Sasaran korban dari pria yang memiliki profesi sebagai dukun ini adalah wanita muda. Dia dengan tega membunuh para wanita muda itu untuk menyempurnakan ilmu hitamnya. Dia percaya jika dia berhasil membunuh 70 orang wanita muda serta menghisap air liur mayatnya, dia akan menjadi sangat sakti
Credit Boombastis.com
Pertama dimulai dari Ahmad Suradji atau yang dikenal dengan sebutan Dukun AS. Seperti yang sudah dibahas sedikit diatas, Ahmad merupakan pembunuh berantai yang sadis. Ahmad adalah seorang pembunuh berantai yang diperkirakan sudah menghabisi 42 orang. Sasaran korban dari pria yang memiliki profesi sebagai dukun ini adalah wanita muda. Dia dengan tega membunuh para wanita muda itu untuk menyempurnakan ilmu hitamnya. Dia percaya jika dia berhasil membunuh 70 orang wanita muda serta menghisap air liur mayatnya, dia akan menjadi sangat sakti. Ahmad mendapat ajaran sesat dan keji ini dari ayahnya sendiri saat dia menginjak usia 12 tahun. Tetapi, dia baru mulai mendalami dan mempelajari ilmu itu ketika dia berusia 20 tahun.

Ahmad Suradji sudah melakukan pembunuhan sadis sejak tahun 1986 sampai tahun 1997. Polisi kemudian menemukan sisa-sisa tubuh korbannya yang dikuburkan di balik kebun tebu. Dan setelah kejadian itu, Ahmad ditangkap dan dimasukan kedalam penjara. Untuk menebus kesalahannya, Ahmad kemudian dijatuhi hukuman mati di tahun 2008 lalu. Polisi mengeksekusi dirinya dengan menggunakan satuan polisi bersenjata dan menembakkan peluru sampai menembus tubuhnya. Karena aksi keji dan mengerikannya ini, Ahmad Suradji juga masuk kedalam daftar pembunuh berantai di dunia dengan julukan Sorcerer Serial Killer.

Tubagus Yusuf Maulana Atau Dukun Usep
ubagus Yususf Maulana atau yang dikenal dengan Dukun Usep telah membunuh sekiranya 8 orang. Dalam melancarkan aksinya, Dukun Usep mempunyai perencanaan yang sangat matang. Semua korbannya adalah klien yang ingin melipatgandakan uang mereka dengan bantuan gaib. Dukun Usep kemudian akan menyuruh calon korbannya untuk melakukan semacam ritual yang mana salah satunya adalah meminum sebuah cairan berwarna hitam pekat yang diketahui ternyata adalah racun. Korban nantinya akan diperintahkan untuk berdiri didalam sebuah lubang galian lalu menyuruhnya untuk meminum air racun tadi sebagai syarat wajib. setelah korban meminumnya dan tewas karena keracunan, Dukun Usep akan mengubur mayatnya.
Dukun Usep Credit butuhlagi.blogspot.com
Selanjutnya masih pembunuh berantai dengan profesi sebagai dukun. Tubagus Yususf Maulana atau yang dikenal dengan Dukun Usep telah membunuh sekiranya 8 orang. Dalam melancarkan aksinya, Dukun Usep mempunyai perencanaan yang sangat matang. Semua korbannya adalah klien yang ingin melipatgandakan uang mereka dengan bantuan gaib. Dukun Usep kemudian akan menyuruh calon korbannya untuk melakukan semacam ritual yang mana salah satunya adalah meminum sebuah cairan berwarna hitam pekat yang diketahui ternyata adalah racun. Korban nantinya akan diperintahkan untuk berdiri didalam sebuah lubang galian lalu menyuruhnya untuk meminum air racun tadi sebagai syarat wajib. setelah korban meminumnya dan tewas karena keracunan, Dukun Usep akan mengubur mayatnya.

Kejadian tidak manusiawi ini dilakukannya sebanyak dua kali. Pertama pada bulan Mei tahun 2007 silam, dari kejadian ini Dukun Usep berhasil melenyapkan 5 nyawa korbannya. Lalu masih pada tahun yang sama, dibulan Juli, pembunuhan kedua dilaksanakan dan memakan korban sebanyak 3 orang. Selain itu, dalam melancarkan aksinya ini, dia tidak sendirian, melainkan dibantu dengan 5 orang temannya. Dari pembunuhan itu, mereka berhasil menggasak uang korban-korbannya hingga puluhan juta rupiah. Sebagai imbalan akibat perbuatannya ini, Dukun Usep dijatuhi hukuman mati dengan cara ditembak oleh anggota regu Brimob Banten pada Juli 2008. Dukun Usep meninggal 10 menit setelah 3 tembakan yang diarahkan padanya mengenai tepat tubuhnya.

Ryan Jombang
Ryan Jombang merupakan pembunuh berantai asal Indonesia yang terkenal karena aksinya yang terbilang kejam dan sadis. Ryan Jombang atau Ryan Jagal adalah sosok pria berusia 44 tahun yang mengaku telah membunuh sebanyak 11 orang di dua tempat berbeda. Pembunuhan pertama dilakukan di Jombang dan pembunuhan kedua dilakukannya di Jakarta. Korban-korban Ryan Jombang ini kebanyakan adalah mereka yang pernah menyakiti hatinya. Ryan dengan teganya berani memukul korbannya sampai mati kemudian akan memutilasi jasadnya atau bahkan membakarnya.
Ryan Jombang Credit jambi.tribunnews.com
Media Indonesia pernah ramai membahas satu nama yang dikenal sebagai pembunuh keji. Ryan Jombang merupakan pembunuh berantai asal Indonesia yang terkenal karena aksinya yang terbilang kejam dan sadis. Ryan Jombang atau Ryan Jagal adalah sosok pria berusia 44 tahun yang mengaku telah membunuh sebanyak 11 orang di dua tempat berbeda. Pembunuhan pertama dilakukan di Jombang dan pembunuhan kedua dilakukannya di Jakarta. Korban-korban Ryan Jombang ini kebanyakan adalah mereka yang pernah menyakiti hatinya. Ryan dengan teganya berani memukul korbannya sampai mati kemudian akan memutilasi jasadnya atau bahkan membakarnya.

Kebanyakan korbannya ditemukan dalam sebuah lubang galian tepat dibelakang rumah Ryan yang berada di Jombang. Nama Ryan Jombang semakin menjadi bahan pembicaraan ketika orientasi seksualnya terkuak dan mengindikasi bahwa Ryan adalah seorang penyuka sesama jenis alias Gay. Ada beberapa korban kesadisan Ryan adalah ternyata seorang pria yang juga Gay. Atas kejahatannya ini, Ryan mendapat hukuman mati oleh pengadilan. Pihak Ryan Jombang beberapa kali mengajukan banding, namun semuanya ditolak oleh pengadilan. Pengadilan mengatakan bahwa Ryan Jombang pantas diberi hukuman mati atas apa yang sudah diperbuatnya yaitu menghabisi nyawa banyak orang dengan keji.
Robot Gedek Atau Siswanto

Robot Ghedek credit: bangka.tribunnews.com/
Siswanto alias Robot Gedek adalah seorang pria yang dengan teganya membunuh 12 anak laki-laki yang rentang usianya dari 9 sampai 15 tahun dengan sangat kejam. Sebelum menghabisi nyawa korbannya dia akan melakukan kekerasan seksual pada bocah-bocah tersebut lalu membelah perut korban sampai terbuka. Setelah itu Siswanto tidak segan untuk meminum darah korban dan untuk menghilangkan jasadnya, dia akan memutilasi tubuh korbannya. Siswanto telah melakukan aksi keji dan menyeramkan ini dari tahun 1994 dan korban terakhirnya ditemukan pada Juli tahun 1996.

Karena perbuatannya yang menghilangkan nyawa banyak orang, Siswanto dijatuhi hukam mati. Namun, pada tahun 2007 dia meninggal dunia akibat serangan jantung di Nusa Kambangan. Siswanto mengaku sangat menikmati aksi kejinya ini. Bahkan dia sering mengambil bagian tubuh korbannya untuk dijadikan semacam kenang-kenangan.

Rio Martil 
Rio Martil yang bernama asli Rio Alex Bulo tega adalah pelaku pembiunuhan berantai. dia membunuh 4 pemilik rental mobil dengan menggunakan martil. tahun 2001 dia masuk penjara dan di dalam penajarapun dia masih sempat membunuh satu terpidana korupsi Iwan Zulkarnaen. dan pada akhirnya dieksekusi mati pada tahun 2005.
Rio Martil credit merdeka.com
Rio Alex Bulo atau yang terkenal dengan nama Rio Martil telah melakukan pembunuhan berantai dengan membunuh 4 orang yang memiiki tempat rental mobil. Didalam melancarkan aksinya, Rio Martil selalu menggunakan martil untuk mencabut nyawa korbannya. Rio kemudian harus menerima hukuman mati oleh Pengadilan Negeri Purwokerto pada 2001 silam. Rio dijebloskan di Penjara Nusa Kambangan.

Sejak masuk kedalam penjara, kelakukan Rio Martil ini bukannya mengalami perubahan justru sebaliknya. Sambil menunggu waktu kematiannya, Rio justru menghabisi nyawa tersangka kasus korupsi bernama Iwan Zulkarnaen di tahun 2005. Tiga tahun berselanng, Rio akhirnya menjalani hukuman matinya, dia tewas setelah satuan regu menembakinya dengan peluru sampai tewas.

Garibaldi Handayani
Garibaldi Handayani
Garibaldi Handayani Credit Boombastis.com
Pembunuh berantai selanjutnya datang dari kepolisian. Garibaldi Handayani adalah seorang pria yang menjabat sebagai anggota Kepolisian Polda Jambi. Dia dituduh telah melakukan aksi pembunuhan pada 7 orang dalam kurun waktu enam tahun terakhir selama bertugas di Jambi. Garibaldi kemudian ditangkap setelah korban terakhirnya ditemukan oleh polisi dan jasadnya dalam keadaan terbakar serta ditemukan luka akibat tembakan pada bagian kepala. Korban terakhirnya ini adalah seorang wanita yang diketahui adalah istri mudanya.

Pada awalnya, dia menyangkal semua tuduhan yang diarahkan padanya. Tapi, setelah semua bukti-bukti lengkap, Garibaldi tidak bisa mengelak lagi, tahu dirinya sudah tersudut, dia kemudian mengakui kejahatannya dan membongkar identitas korban-korbannya yang dia bantai hidup-hidup. Oleh pihak kepolisian yang menangani kasusnya dia dijuluki sebagai pembunuh berdarah dingin. Dan sebagai balasan dari tindakannya yang keji, mengerikan dan tidak menusiawi, Garibaldi di jatuhi hukuman mati oleh pengadilan. Itulah sederet nama pembunuh berantai dari Indonesia yang tidak kalah bejat dengan pembunuh berantai luar negeri.

Referensi
https://www.scoopwhoop.com/world/most-evil-serial-killers/
https://tirto.id/motif-pembunuhan-sadis-ryan-jombang-skandal-salah-tangkap-polisi-c8pf
https://tirto.id/kasus-robot-gedek-konspirasi-atau-memang-aksi-keji-c6yX
https://id.wikipedia.org/wiki/Rio_Martil
https://www.boombastis.com/polisi-jadi-pembunuh/53683

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel